Inovasi Pembelajaran Digital: Mahasiswa S2 Dikdas UNESA Dalami Pemanfaatan AI di Kasetsart University Thailand
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Program
Studi S2 Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
(UNESA) terus memperkuat kompetensi mahasiswanya di kancah internasional
melalui kegiatan Outing Class di Faculty of Education and Development
Sciences, Kasetsart University, Thailand. Pada 08 Mei 2026, sebanyak 19
mahasiswa mendalami salah satu topik paling relevan di era transformasi
digital, yakni pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)
dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis,
tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi para calon magister pendidikan
dasar dalam mengoperasikan teknologi terkini.
Di bawah
bimbingan langsung para dosen ahli dari Kasetsart University, para mahasiswa
antusias mengeksplorasi berbagai perangkat AI yang dapat diimplementasikan di
ruang kelas sekolah dasar. Materi yang disampaikan mencakup cara
mengintegrasikan AI untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih interaktif
dan personal bagi siswa. Melalui sesi praktik langsung, mahasiswa diajarkan
bagaimana teknologi ini dapat membantu guru dalam menyusun rencana pembelajaran
yang lebih efisien tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan dalam proses
mendidik.
Fokus pada
pemanfaatan teknologi ini merupakan kontribusi nyata terhadap SDGs poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas).
Dengan menguasai AI, para pendidik masa depan diharapkan mampu menciptakan
pengalaman belajar yang lebih inklusif dan efektif. Inovasi digital dalam
pendidikan dasar menjadi kunci untuk memastikan bahwa metode pengajaran tetap
relevan dengan perkembangan zaman, sehingga setiap anak didik mendapatkan akses
terhadap kualitas pendidikan terbaik yang didukung oleh kemajuan teknologi.
Selain itu,
kolaborasi ini juga menyentuh SDGs poin
ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), khususnya dalam hal
peningkatan kapasitas riset dan inovasi teknologi di sektor pendidikan. Melalui
transfer pengetahuan antar-negara ini, UNESA dan Kasetsart University membangun
fondasi yang kuat bagi terciptanya infrastruktur pendidikan yang melek digital.
Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan yang tidak hanya menggunakan
teknologi, tetapi juga mampu berinovasi untuk memecahkan tantangan pedagogis di
sekolah masing-masing nantinya.
Kegiatan Outing
Class ini ditutup dengan semangat kolaborasi yang kuat, mempertegas
perwujudan SDGs poin ke-17 (Kemitraan
untuk Mencapai Tujuan). Sinergi antara UNESA dan Kasetsart University
dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan AI membuktikan bahwa kemitraan
lintas negara adalah strategi krusial untuk mempercepat pencapaian target
pembangunan global. Dengan wawasan internasional dan keterampilan teknologi
yang mumpuni, para mahasiswa S2 Dikdas UNESA siap membawa perubahan positif
bagi wajah pendidikan dasar di Indonesia.
Melalui pengalaman outing class
dan magang di pusat penelitian pengembangan pendidikan Kasetsart University,
para mahasiswa juga didorong untuk mengasah empati budaya dan kepemimpinan
internasional. Secara tidak langsung, hal ini mendukung tujuan SDGs lainnya
mengenai pengurangan kesenjangan pendidikan. Dengan kemitraan yang kuat dan
kurikulum yang terus diperbarui sesuai standar dunia, UNESA berkomitmen untuk
terus mencetak lulusan yang mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan
berkelanjutan baik di skala nasional maupun internasional.
###
Penulis : Kartika Natasya Kusuma
Supardi.