Integrasi SDGs dalam Kurikulum OBE Perkuat Kompetensi Mahasiswa pada Mimbar Ilmiah S2 Dikdas UNESA
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Mimbar Ilmiah bertema “Peta Pendidikan Kota Surabaya” yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung secara bauran di Ruang Sidang 01 Lantai 2 FIP UNESA dan melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya sebagai narasumber utama. Forum ilmiah tersebut diikuti oleh dosen, mahasiswa, guru, kepala sekolah, serta praktisi pendidikan sebagai wadah berbagi data, kebijakan, dan strategi pengembangan pendidikan dasar yang selaras dengan kebutuhan abad ke-21.
Melalui pemaparan data pendidikan Kota Surabaya, peserta memperoleh gambaran mengenai kondisi pemerataan layanan pendidikan, distribusi peserta didik, kualitas sumber daya pendidik, hingga tantangan yang masih dihadapi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Pembahasan tersebut menjadi landasan penting dalam memahami arah kebijakan pendidikan daerah sekaligus mendorong lahirnya solusi berbasis riset. Perspektif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yaitu menjamin pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan memberikan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.
Tidak hanya membahas kondisi pendidikan daerah, Mimbar Ilmiah juga menegaskan komitmen S2 Pendidikan Dasar UNESA dalam mengintegrasikan nilai-nilai SDGs ke dalam kurikulum Outcome Based Education (OBE). Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran lulusan sebagai fokus utama proses pendidikan, sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi dalam menganalisis persoalan pendidikan, merancang inovasi pembelajaran, serta menghasilkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Integrasi SDGs dalam kurikulum ini memperkuat relevansi pembelajaran dengan tantangan global, sekaligus membentuk lulusan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Penerapan kurikulum OBE berbasis SDGs diwujudkan melalui pembelajaran berbasis proyek, penelitian yang mengangkat isu-isu pendidikan lokal, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar. Data dan fakta yang diperoleh dari pemetaan pendidikan Kota Surabaya menjadi sumber kajian yang dapat diolah mahasiswa menjadi rekomendasi kebijakan maupun inovasi pendidikan. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi menghasilkan luaran yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan mendukung pencapaian indikator SDGs.
Pada kesempatan yang sama, Program Studi S2 Pendidikan Dasar UNESA juga memperkenalkan berbagai informasi terkait PMB Tahun Akademik 2026/2027, mulai dari profil lulusan, kurikulum berbasis OBE, skema perkuliahan, hingga peluang pengembangan karier bagi calon mahasiswa. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan jenjang magister bagi guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi profesional sekaligus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan nasional.
Melalui penyelenggaraan Mimbar Ilmiah ini, S2 Pendidikan Dasar UNESA menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan berkualitas tidak hanya dilakukan melalui diskusi akademik, tetapi juga melalui penyusunan kurikulum yang responsif terhadap agenda pembangunan global. Sinergi antara pemetaan pendidikan Kota Surabaya, implementasi kurikulum OBE, dan integrasi SDGs diharapkan mampu mencetak lulusan magister yang siap menjadi agen perubahan, menghasilkan inovasi pendidikan berbasis bukti, serta berkontribusi dalam mewujudkan sistem pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
###
penulis: Resinta Aini Zakiyah