Internet Gratis Bukan Kemewahan, Melainkan Kebutuhan Dasar Sekolah Terpencil
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Permintaan agar pemerintah memprioritaskan penyediaan internet gratis bagi sekolah dasar di daerah terpencil adalah langkah yang sangat masuk akal dan mendesak. Di era informasi saat ini, kemampuan mengakses jaringan sudah menjadi syarat mutlak agar siswa dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. Namun sayangnya, masih banyak sekolah dasar di pelosok negeri yang terputus dari dunia luar seolah mereka hidup di masa lalu, sementara dunia terus berlari maju. Memberikan akses internet yang layak bagi mereka adalah cara paling nyata untuk menegakkan keadilan pendidikan.
Dengan adanya internet gratis, guru di daerah terpencil dapat memperbarui materi terbuka, mengikuti pelatihan secara berani, dan berbagi pengalaman dengan pendidik lain di seluruh Indonesia. Siswa pun tidak lagi hanya terfokus pada buku pelajaran yang terbatas: mereka bisa belajar mengenal dunia luar, melihat eksperimen sains secara langsung, membaca karya sastra dari berbagai negara, hingga mempelajari keterampilan baru yang tidak diajarkan di kelas. Hal ini akan membuka wawasan mereka dan menumbuhkan semangat ingin tahu yang lebih besar.
Banyak yang berpendapat bahwa penyediaan internet membutuhkan biaya yang sangat besar. Padahal, jika dibandingkan dengan kerugian jangka panjang akibat rendahnya kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil, biaya tersebut sangatlah kecil. Pemerintah dapat bekerja sama dengan penyedia layanan internet untuk membangun jaringan yang terjangkau, memanfaatkan teknologi satelit yang semakin murah, serta mengalihkan anggaran yang tidak produktif ke sektor pendidikan dasar. Investasi ini akan membalikkan manfaatnya berkali-kali lipat bagi kemajuan bangsa.
Tentu saja, penyediaan internet harus disertai dengan langkah pendukung agar tidak sia-sia. Sekolah perlu dilengkapi dengan perangkat yang mampu, guru harus dibor agar mampu memanfaatkan jaringan secara bijak, dan siswa perlu mengajarkan cara menyaring informasi agar tidak memaparkan konten yang tidak pantas. Tanpa persiapan ini, fasilitas canggih sekalipun tidak akan memberikan manfaat maksimal. Internet hanyalah alat efektivitasnya tergantung pada bagaimana kita menggunakannya.
Negara besar seperti Indonesia tidak boleh membiarkan anak-anak di daerah terpencil kehilangan kesempatan hanya karena mereka lahir di tempat yang jauh dari pusat kota. Menjadikan fasilitas internet gratis sebagai prioritas nasional adalah bukti nyata kepedulian kita terhadap masa depan seluruh anak bangsa. Jangan biarkan jarak dan batasan fasilitas menjadi penghalang bagi mereka untuk mencapai mimpi setinggi langit.
###
Penulis : Ailsa Widya Imamatuzzadah