Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Membedah Pemerataan Mutu Sekolah Bersama S2 Dikdas UNESA
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Guna mengurai dinamika kualitas
edukasi wilayah, Program Studi S2 Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses menggelar seminar Mimbar Ilmiah
bertajuk “Peta Pendidikan Kota Surabaya” pada Selasa (26/5/2026). Forum
strategis ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febriana
Kusumawati, S.Si., M.M., sebagai pembicara utama untuk memaparkan sebaran data
riil instruksional secara hibrida. Agenda ilmiah yang memadukan ruang virtual
Zoom Meeting dengan pertemuan luring di Ruang Sidang 01 Lantai 2 FIP UNESA ini
dihadiri oleh dosen, mahasiswa, guru, hingga praktisi akademis.
Diskusi mendalam mengenai pemetaan
wilayah ini dikonvergensikan langsung secara akademis dengan pencapaian global Sustainable
Development Goals (SDGs) Target ke-4 terkait pemenuhan hak Pendidikan
Berkualitas. Melalui transparansi data geografis sekolah yang disajikan, forum
menguliti fakta lapangan terkait kondisi fisik, tantangan demografis, serta
ketimpangan fasilitas pada level pendidikan dasar di Surabaya. Evaluasi spasial
tersebut menjadi dasar analisis penting bagi para akademisi dalam merumuskan
metode pembelajaran yang inklusif tanpa menyisakan anak usia sekolah tanpa
akses edukasi.
Kehadiran birokrat tertinggi di Dinas Pendidikan Surabaya ini memberikan perspektif regulatif yang tajam mengenai sinkronisasi kebijakan daerah dengan komitmen global berkelanjutan. Data pemetaan institusi dan zonasi yang disampaikan narasumber menjadi fondasi utama dalam merancang strategi pemerataan kompetensi guru di seluruh penjuru kota. Sudut pandang makro ini melengkapi analisis teoretis civitas akademika S2 Dikdas UNESA dalam mengawal efektivitas kebijakan zonasi agar berorientasi pada keadilan sosial. Sinergi data birokrasi dan riset teoretis kampus menjadi modal utama dalam menciptakan formula pemerataan standar mutu kompetensi guru di seluruh wilayah perkotaan.
Di tengah bergulirnya kajian ilmiah
tersebut, momentum ini dimanfaatkan secara taktis oleh manajemen program studi
untuk melangsungkan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik
2026/2027. Sesi ini dirancang khusus bagi para guru kelas dan masyarakat umum
yang memproyeksikan diri untuk menempuh studi lanjut ke jenjang magister.
Penjelasan komprehensif mengenai struktur kurikulum, profil lulusan, serta
mekanisme seleksi dipaparkan secara rinci guna memberikan kepastian alur
pendaftaran formal.
Demi memperluas jangkauan
diseminasi, panitia memfasilitasi akses pendaftaran peserta melalui tautan
formulir digital serta menyediakan pusat informasi terpadu. Seluruh rincian
kegiatan dan pintu pendaftaran PMB dibuka secara transparan melalui laman resmi
s2dikdas.fip.unesa.ac.id serta akun Instagram @s2dikdas_unesa. Langkah
pemanfaatan platform digital ini terbukti efektif meningkatkan atensi serta
keterlibatan aktif dari para pendidik di luar lingkungan kampus.
Kolaborasi berskala kota yang
terlaksana pada akhir Mei 2026 ini berhasil mempertemukan visi praktisi
kebijakan dengan pemikiran kritis akademisi pascasarjana. Integrasi data
sektoral dari Dinas Pendidikan serta penguatan basis calon mahasiswa melalui sosialisasi
PMB diharapkan mampu menjadi katalisator lahirnya para master pendidikan dasar
yang andal. Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat bagi kota Surabaya dalam
mencetak agen perubahan yang siap merealisasikan target pembangunan
berkelanjutan.
###
Penulis:
Indriani Dwi Febrianti