Literasi Keuangan Digital: ChatGPT dalam Simulasi Pengambilan Keputusan Ekonomi Sederhana
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Literasi keuangan merupakan bekal penting yang perlu dikenalkan sejak pendidikan dasar untuk mendukung tercapainya SDG 8 tentang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, ChatGPT dapat dimanfaatkan sebagai media simulasi interaktif yang membantu siswa SD memahami konsep dasar pengelolaan keuangan, seperti menabung, membelanjakan uang secara bijak, serta menentukan prioritas kebutuhan. Pendekatan berbasis skenario ini membuat konsep ekonomi yang abstrak menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Guru dapat memanfaatkan ChatGPT untuk menyusun situasi permainan peran yang realistis dan sesuai usia. Misalnya, siswa diajak menghadapi skenario penggunaan uang saku mingguan dengan berbagai pilihan kebutuhan dan keinginan. ChatGPT menyajikan beberapa alternatif keputusan beserta konsekuensinya, yang kemudian dianalisis bersama oleh siswa. Proses ini membantu siswa memahami bahwa setiap pilihan memiliki dampak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Melalui simulasi tersebut, siswa dilatih untuk melakukan analisis sederhana antara manfaat dan risiko suatu keputusan. Mereka belajar bahwa tidak semua keinginan harus segera dipenuhi dan bahwa menunda kesenangan dapat memberikan hasil yang lebih besar di kemudian hari. Interaksi dengan ChatGPT memberikan umpan balik instan yang membantu siswa merefleksikan pilihan mereka tanpa rasa takut melakukan kesalahan.
Selain itu, ChatGPT dapat digunakan untuk memperkenalkan konsep ekonomi lain secara bertahap, seperti perbedaan antara menabung dan berinvestasi dalam konteks yang sangat sederhana. Guru berperan penting dalam memandu diskusi agar siswa tidak hanya menerima jawaban dari AI, tetapi juga memahami alasan di balik setiap rekomendasi yang diberikan.
Secara keseluruhan, penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran literasi keuangan memberikan ruang aman bagi siswa untuk belajar mengambil keputusan ekonomi. Siswa SD dibekali kemampuan berpikir logis, bertanggung jawab, dan mandiri dalam mengelola sumber daya sejak dini, yang menjadi fondasi penting bagi kehidupan ekonomi mereka di masa depan.
###
Penulis: Maulidia Evi Aprilia