S2 Dikdas UNESA Membawa Misi Pendidikan Berkelanjutan ke Level Internasional di Bangkok Thailand
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Program
Studi S2 Pendidikan Dasar (Dikdas) UNESA resmi melakukan benchmarking
kurikulum sekaligus penandatanganan Implementation Arrangement (IA)
dengan Faculty of Education and Development Sciences, Kasetsart
University, Thailand pada 8 Mei 2026. Langkah strategis ini diambil untuk
menyelaraskan standar akademik internasional dengan visi Sustainable
Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 mengenai pendidikan
berkualitas. Delegasi UNESA disambut hangat oleh jajaran dekanat Kasetsart
University guna membahas integrasi riset kolaboratif dan pertukaran mahasiswa
antarnegara.
Kegiatan benchmarking ini berfokus pada pengembangan kurikulum
pendidikan dasar yang adaptif terhadap isu global. Kedua institusi sepakat
bahwa kurikulum masa depan harus mampu menjawab tantangan perubahan iklim (SDG
13) dan kesenjangan sosial (SDG 10). Melalui diskusi mendalam, S2 Dikdas UNESA
berupaya mengadopsi praktik terbaik dari Thailand dalam mengelola pendidikan
inklusif dan berbasis komunitas yang telah teruji efektivitasnya di level Asia
Tenggara.
Penandatanganan IA ini bukan sekadar formalitas di atas kertas,
melainkan pintu gerbang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam proyek
riset lintas budaya. Data menunjukkan bahwa kolaborasi internasional
meningkatkan sitasi ilmiah dan kualitas tesis mahasiswa secara signifikan.
Kerja sama ini juga mencakup pengembangan modul ajar bersama yang
menitikberatkan pada keberlanjutan lingkungan, sehingga lulusan S2 Dikdas UNESA
memiliki kompetensi global yang relevan dengan kebutuhan industri pendidikan dunia.
Secara strategis, kolaborasi ini memperkuat posisi UNESA sebagai pionir
dalam inovasi pendidikan dasar di Indonesia. Kasetsart University, yang dikenal
unggul dalam pengembangan ilmu pendidikan dan sains, memberikan sudut pandang
baru mengenai pentingnya teknologi instruksional dalam mempercepat pencapaian
SDGs. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang lebih
dinamis, di mana mahasiswa dapat belajar langsung dari pakar internasional
mengenai strategi literasi dan numerasi modern.
Kemitraan internasional ini menjadi bukti nyata komitmen S2 Dikdas UNESA
dalam mencetak praktisi pendidikan yang berwawasan luas. Dengan selesainya
agenda di Thailand ini, UNESA siap mengimplementasikan hasil kerja sama
tersebut ke dalam struktur kurikulum terbaru pada semester mendatang. Langkah
ini menjadi optimisme baru bagi kemajuan pendidikan dasar Indonesia yang lebih
inklusif, berkualitas, dan diakui di kancah global.
###
Penulis: Nur Santika Rokhmah