S2 Dikdas UNESA Menyepakati Kerja Sama Strategis dengan SIKL Guna Memaksimalkan Kualitas Pendidikan Internasional di Malaysia
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Program Studi
S2 Pendidikan Dasar (Dikdas) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyepakati
kerja sama strategis dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) melalui
penandatanganan Implementation Arrangement (IA) di Malaysia pada Senin
(11/5). Dokumen naskah kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Ibu Neni
Mariana, S.Pd., M.Sc., Ph.D. selaku Koorprodi S2 Dikdas UNESA dan Bapak
Mashudi, S.Pd., M.Pd. selaku Plh. Kepala SIKL. Sinergi internasional ini
difokuskan pada penguatan mutu akademik melalui kegiatan Internship
(magang mahasiswa) serta Benchmarking tata kelola institusi pendidikan
dasar di kancah global.
Langkah diplomasi
akademik ini menjadi batu loncatan penting dalam merealisasikan Sustainable
Development Goals (SDGs) Target 4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Melalui
ikatan kerja sama yang sah ini, mahasiswa pascasarjana UNESA mendapatkan akses
penuh untuk mentransfer inovasi metode pembelajaran modern ke dalam ruang kelas
reguler di SIKL. Sebaliknya, dosen dan pengelola prodi dapat melakukan
komparasi objektif (benchmarking) terhadap sistem manajerial sekolah
luar negeri, sehingga kurikulum pascasarjana di tanah air dapat terus
disempurnakan demi menjawab tantangan zaman.
Tidak hanya berfokus pada
kualitas pengajaran, implementasi kerja sama ini juga dirancang untuk mendukung
capaian SDGs Target 10 dalam Memangkas Kesenjangan Akses Pendidikan.
Penandatanganan IA ini memastikan adanya program keberlanjutan bagi pengiriman intervensi
edukasi dari para pakar UNESA ke SIKL, tempat bernaungnya anak-anak pekerja
migran dan diaspora Indonesia di Malaysia. Kerja sama ini menjadi garansi bahwa
keterbatasan geografis tidak akan mengurangi hak siswa untuk mendapatkan
standardisasi kurikulum dan mutu pembelajaran dasar yang setara dengan
sekolah-sekolah unggulan di dalam negeri.
Dari sudut pandang
kelembagaan, Bapak Mashudi, S.Pd., M.Pd. menyambut optimistis kolaborasi ini
karena SIKL membutuhkan suntikan riset aplikatif dan kehadiran mahasiswa magang
S2 untuk menyegarkan atmosfer akademik sekolah. Sementara itu, Ibu Neni Mariana,
S.Pd., M.Sc., Ph.D. menegaskan bahwa penandatanganan IA ini adalah komitmen
nyata dari prodi agar luaran tesis dan publikasi ilmiah mahasiswa ke depan
memiliki dampak langsung (direct impact) bagi penyelesaian isu-isu
pendidikan global yang riil di lapangan.
Rangkaian seremoni
penandatanganan pada pertengahan Mei ini ditutup dengan komitmen kedua belah
pihak untuk segera menurunkan poin-poin kesepakatan menjadi program kerja nyata
sepanjang tahun ajaran berjalan. Sinergi antara UNESA dan SIKL ini menjadi bukti
nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menjadi motor penggerak
internasionalisasi pendidikan pascasarjana. Pada akhirnya, kepastian kerja sama
legal ini dipastikan akan memperkuat posisi UNESA sebagai episentrum inovasi
pendidikan dasar yang berkontribusi aktif dalam mencetak generasi emas di
tingkat regional maupun internasional.
###
Penulis: Nur Santika Rokhmah