ChatGPT Dorong Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar
Sumber: Pexels
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Kehadiran ChatGPT sebagai teknologi kecerdasan buatan mulai dimanfaatkan dalam pembelajaran sekolah dasar sebagai alat bantu interaktif. Guru menggunakan ChatGPT untuk merancang contoh soal, membuat cerita pembelajaran, hingga menyusun penjelasan materi yang lebih sederhana dan kontekstual bagi siswa.
Dalam praktiknya, ChatGPT membantu guru menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Materi yang kompleks dapat diubah menjadi cerita atau dialog yang mudah dipahami anak-anak. Hal ini membuat suasana kelas lebih hidup dan mendorong siswa aktif bertanya serta berdiskusi.
Bagi siswa sekolah dasar, ChatGPT dapat berfungsi sebagai pendamping belajar tambahan di rumah dengan pengawasan orang tua. Melalui teknologi ini, anak-anak dapat mengajukan pertanyaan terkait materi pelajaran yang belum dipahami, meminta contoh soal, atau mengulang penjelasan dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dimengerti. Kehadiran ChatGPT membantu siswa belajar secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada waktu belajar di sekolah.
Pemanfaatan ChatGPT juga memberikan fleksibilitas dalam proses belajar. Siswa dapat mengakses penjelasan kapan saja sesuai kebutuhan mereka, sehingga proses penguatan materi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Hal ini sangat membantu terutama bagi siswa yang membutuhkan pengulangan atau pendekatan belajar yang berbeda agar dapat memahami konsep pelajaran dengan baik.
Penggunaan ChatGPT dalam pendidikan dasar turut mendukung pencapaian SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Teknologi ini memperluas akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, khususnya bagi sekolah atau keluarga dengan keterbatasan sumber daya pendidikan. Dengan adanya pendamping belajar berbasis teknologi, siswa tetap dapat memperoleh materi pembelajaran yang menarik, relevan, dan sesuai perkembangan zaman.
Meski demikian, guru tetap memegang peran utama dalam mengarahkan dan mengawasi penggunaan ChatGPT. Guru bertanggung jawab memastikan bahwa pemanfaatan teknologi ini sejalan dengan tujuan pendidikan serta sesuai dengan perkembangan psikologis anak sekolah dasar. Dengan pendampingan yang tepat, ChatGPT dapat menjadi alat bantu yang efektif tanpa mengurangi peran penting guru dalam proses pembelajaran.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti