Sejarah S-2 Pendidikan Dasar

Prodi S-2 Pendidikan Dasar UNESA awalnya berdiri sekitar tahun 2000 dan mulai beroperasi setelah mendapatkan izin operasional dari Dirjen Dikti. Lahir dari kompetisi nasional yang ketat, UNESA terpilih sebagai salah satu dari sedikit LPTK yang dipercaya pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan lanjut bagi para dosen PGSD di seluruh Indonesia.

Perjuangan ini dipimpin oleh tim perintis handal yang bekerja siang-malam menyusun proposal: Prof. Dr. Wahyu Sukartiningsih, M.Pd., Prof. Dr. Suryanti, M.Pd., Prof. Dr. Ir. Dyah Hariani, M.Si., dan Prof. Dr. H. Bambang Yulianto, M.Pd.

"S-2 yang lain sebenarnya sudah banyak, tetapi yang linier dengan PGSD itu belum ada. Akhirnya banyak dosen kuliah di bidang lain — bukan pendidikan SD." — Prof. Dr. Wahyu Sukartiningsih, M.Pd.

Riwayat Kepemimpinan

  • 2006 – 2009 Masa Perintisan (Dirangkap Direktur Pascasarjana)
  • 2009 – 2017 Prof. Dr. Wahyu Sukartiningsih, M.Pd. (Kaprodi Pertama)
  • 2017 – 2022 Prof. Dr. Hendratno, M.Hum.
  • 2023 – Sekarang Neni Mariana, S.Pd., M.Sc., Ph.D.

Perkembangan & Prestasi

Dari awalnya fokus pada dosen, S-2 Dikdas berkembang pesat hingga menarik minat guru-guru dari berbagai daerah seperti Banyuwangi, Surabaya, bahkan Kalimantan. Inovasi Kurikulum Guru Kelas menjadi kunci kesuksesan yang dipertahankan hingga saat ini.

Internasional

Kerjasama dengan Curtin University, Australia dalam program pengambilan kredit internasional bagi guru-guru daerah.

Kualitas

Berhasil meraih akreditasi pertama pada tahun 2012 dan memiliki Jurnal Pendidikan Dasar mandiri.

"Muara akhirnya adalah peningkatan kualitas SDM Indonesia. Bahkan ke depan diharapkan bisa menerima mahasiswa asing — itu merupakan sebuah prestasi tersendiri." — Harapan Masa Depan S-2 Dikdas UNESA