Hubungan PEO dengan IQF

KKNI LEVEL 8 (MAGISTER)
Pemetaan hubungan antara Program Educational Objectives (PEO) dan Indonesian Qualification Framework (IQF) atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bertujuan untuk memastikan tujuan pendidikan S2 Pendidikan Dasar selaras dengan standar kualifikasi nasional. Setiap PEO dirancang mengacu pada deskriptor level 8 IQF agar lulusan memiliki keunggulan akademik, profesional, dan relevansi sosial. IQF menetapkan level kompetensi lulusan berdasarkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dicapai pada jenjang magister. Oleh karena itu, setiap PEO dirancang dengan mengacu pada deskriptor level 8 IQF agar profil lulusan memiliki keunggulan akademik, profesional, dan relevansi sosial.

Melalui pemetaan ini, terlihat bahwa PEO tidak hanyak mencerminkan visi dan kekhasan program studi, tetapi juga mengintegrasikan standar nasional pendidikan tinggi yang ditetapkan oleh SN Dikti. Keterkaitan tersebut menunjukkan bahwa capian lulusan diharapkan mampu mengembangkan pemikiran ilmiah, melakukan validasi dan pemecahan masalah secara akademik, serta memetakan dan mengembangkan bidang keilmuan pendidikan secara interdisipliner sesuai dengan kualifikasi magister. Dengan Demikian, kurikulum memiliki landasan regulatif yang kuat sekaligus arah pengembangan yang jelas dan terukur.
01 PEO

Riset & Publikasi Ilmiah

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, desain pembelajaran IPTEK dengan nilai humaniora, menyusun tesis sesuai etika ilmiah, serta publikasi di jurnal terakreditasi nasional dan internasional.
Validasi Akademik: Menyelesaikan masalah di masyarakat melalui pengembangan pengetahuan dan keahlian kualifikasi magister.
02 PEO

Argumentasi & Etika Saintifik

Menyusun ide dan argumentasi saintifik tentang pendidikan sekolah dasar secara bertanggung jawab berdasarkan etika akademik, serta mengomunikasikannya kepada masyarakat luas.
03 PEO

Peta Keilmuan Interdisipliner

Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan obyek penelitian pendidikan sekolah dasar dan memposisikannya dalam peta penelitian melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin.