ChatGPT sebagai Media Latihan Menulis Sederhana Siswa SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — ChatGPT kini dapat dimanfaatkan sebagai media latihan menulis sederhana bagi siswa Sekolah Dasar karena kemampuannya memberikan umpan balik cepat dan interaktif sesuai kemampuan anak. Guru dapat mengajak siswa menulis kalimat pendek, cerita mini, atau deskripsi gambar, lalu menggunakan ChatGPT untuk memberi saran perbaikan, menambahkan kosakata baru, atau menyarankan struktur kalimat yang lebih rapi. Dengan cara ini, anak belajar menulis sambil merasa diajak “berbicara” dengan teman digital yang ramah dan tidak menghakimi, sehingga rasa percaya diri mereka meningkat. Media ini juga memungkinkan latihan menulis dilakukan secara fleksibel, baik di kelas maupun di rumah, tanpa perlu selalu bergantung pada guru secara langsung.
Penggunaan ChatGPT sebagai media latihan menulis membantu guru menyesuaikan tingkat kesulitan materi sesuai kemampuan masing-masing siswa. Misalnya, siswa pemula bisa menulis kalimat sederhana tentang pengalaman sehari-hari, sementara siswa yang lebih mahir dapat mencoba menulis cerita pendek atau dialog sederhana. ChatGPT dapat memberikan pertanyaan pemicu atau contoh kalimat untuk merangsang ide anak, sehingga latihan menulis menjadi lebih terarah dan tidak membosankan. Pendekatan ini membantu anak mengembangkan kreativitas, kemampuan menyusun kalimat, dan pemahaman tata bahasa dasar secara bertahap dan menyenangkan.
Selain latihan menulis, ChatGPT juga bisa dimanfaatkan untuk memperkaya kosakata siswa dengan cara yang interaktif. Guru dapat meminta siswa menulis kata-kata baru yang mereka temui, lalu ChatGPT memberikan sinonim, antonim, atau contoh penggunaan kata tersebut dalam kalimat. Proses ini membuat siswa lebih familiar dengan berbagai kata dan cara penggunaannya, sekaligus membangun keterampilan menulis yang lebih bervariasi. Anak pun belajar memahami konteks kata dalam kalimat dan mengembangkan kemampuan ekspresi diri melalui tulisan mereka.
Media ini juga memudahkan guru dalam memberikan umpan balik individual tanpa membebani waktu dan tenaga. ChatGPT dapat menilai tulisan siswa secara cepat, menunjukkan kesalahan sederhana, dan memberi saran perbaikan yang jelas, sehingga guru dapat fokus membimbing aspek kreativitas dan ide cerita anak. Dengan demikian, setiap siswa memperoleh perhatian yang cukup sesuai kebutuhan mereka, meskipun jumlah siswa di kelas cukup banyak. Metode ini membuat proses belajar menulis menjadi lebih efisien, interaktif, dan menyenangkan.
Dengan memanfaatkan ChatGPT, latihan menulis sederhana di Sekolah Dasar menjadi lebih kreatif, menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa. Anak didorong untuk menulis lebih sering, mengeksplorasi ide-ide baru, dan belajar memperbaiki tulisan mereka dengan cara yang interaktif. Guru pun mendapat alat tambahan untuk membimbing siswa secara efektif tanpa harus terbatas oleh waktu atau jumlah peserta. Dengan demikian, ChatGPT bukan hanya alat digital, tetapi juga media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa sejak dini.
###
Penulis: Sabila Widyawati