Integrasi WA Web dan YouTube: Kolaborasi Digital Baru di Pembelajaran SD
Sumber: Pinterest
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Beberapa sekolah dasar mulai menggabungkan penggunaan WA Web dan YouTube sebagai strategi pembelajaran digital. Guru mengirimkan link video pembelajaran melalui WA Web agar siswa dapat menonton materi bila tidak hadir di kelas.
Kolaborasi ini memberi fleksibilitas tinggi bagi siswa dan orang tua. Materi video di YouTube dapat diputar ulang kapan saja, sementara WA Web memastikan komunikasi guru-orang tua tetap lancar.
Program ini mendukung SDG 4 karena memperluas akses pendidikan berkualitas melalui penggunaan teknologi sederhana yang mudah dijangkau semua kalangan. Dengan hanya menggunakan perangkat dasar seperti ponsel atau laptop, siswa dapat mengakses materi pembelajaran dari berbagai sumber tepercaya. Hal ini sangat membantu sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan buku atau fasilitas belajar, sehingga pemerataan kualitas pendidikan dapat diwujudkan secara lebih efektif.
Guru juga memberikan panduan memilih video edukasi yang aman dan sesuai usia agar siswa tidak terpapar konten yang tidak tepat. Pengawasan dan seleksi konten merupakan bagian penting dalam pembelajaran digital untuk memastikan bahwa materi benar-benar mendukung kurikulum serta perkembangan anak. Guru berperan sebagai penyaring dan pengarah, sehingga siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan aman dan bertanggung jawab.
Dengan strategi terpadu ini, pembelajaran digital menjadi lebih efektif, terarah, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Integrasi media visual, audio, dan interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi dan lebih termotivasi untuk belajar. Teknologi bukan hanya menjadi alat bantu, tetapi juga sarana untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan dengan era modern.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti