Media Digital Perkuat Pemahaman Nilai Natal di Lingkungan Pendidikan
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Perayaan Natal di sekolah dimanfaatkan sebagai sarana edukasi nilai kebersamaan dan toleransi. Guru mengemas pembelajaran dengan pendekatan yang inklusif dan edukatif. Media digital digunakan untuk membantu siswa memahami makna Natal secara sederhana. Pesan perdamaian dan kasih menjadi fokus utama pembelajaran. Siswa diajak memahami perbedaan dengan sikap saling menghormati. Pendidikan nilai menjadi bagian penting dari proses belajar.
Dalam kegiatan pembelajaran, guru menyajikan materi yang menekankan nilai universal. Siswa diajak berdiskusi tentang makna berbagi dan kepedulian sosial. Media digital membantu menyampaikan pesan secara visual dan naratif. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Siswa lebih antusias mengikuti kegiatan kelas. Interaksi berlangsung secara aktif.
Guru juga menekankan pentingnya sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi diarahkan pada pengalaman siswa dalam hidup berdampingan dengan perbedaan. Nilai kebhinekaan diperkuat melalui pembelajaran kontekstual. Siswa belajar menghargai keberagaman sebagai kekayaan bersama. Proses ini membentuk sikap saling menghormati. Pendidikan karakter berjalan seimbang dengan akademik.
Pemanfaatan media digital juga melatih literasi media siswa. Mereka diajak memilih informasi yang positif dan edukatif. Guru membimbing agar siswa tidak terpapar konten yang tidak sesuai. Pendekatan ini membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis. Teknologi digunakan secara bertanggung jawab. Pembelajaran menjadi lebih aman dan terarah.
Dengan demikian, pendidikan nilai Natal di sekolah dapat disampaikan secara efektif melalui media digital. Nilai kasih dan perdamaian tetap menjadi inti pembelajaran. Teknologi memperkaya metode penyampaian materi. Sekolah mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan zaman. Pendidikan karakter terus diperkuat.
###
Penulis: Anisa Rahmawati