Pelatihan Guru di Era Digital: Siapkah Pendidik SD?
Perkembangan teknologi pembelajaran yang pesat menuntut para guru sekolah dasar untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya. Namun, pertanyaan besarnya adalah, seberapa siap para pendidik kita, terutama yang berada di generasi lebih senior atau yang bertugas di daerah terpencil, untuk menghadapi tuntutan ini? Kesiapan ini tidak hanya menyangkut kemampuan teknis mengoperasikan aplikasi, tetapi juga kemampuan pedagogis untuk mengintegrasikan teknologi secara efektif ke dalam proses belajar-mengajar.
Program pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta terus digalakkan, namun efektivitasnya seringkali dipertanyakan. Pelatihan yang bersifat satu arah dan tidak berkelanjutan jarang memberikan dampak yang signifikan. Guru membutuhkan model pengembangan profesional yang lebih personal, relevan dengan mata pelajaran yang diampu, dan menyediakan ruang untuk praktik serta pendampingan jangka panjang.
Model komunitas belajar antar guru, baik secara luring maupun daring, terbukti menjadi salah satu solusi yang efektif. Dalam komunitas ini, para guru dapat saling berbagi praktik baik, memecahkan masalah bersama, dan belajar satu sama lain dalam lingkungan yang suportif. Investasi pada program pelatihan yang relevan dan berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan semua guru SD siap mendampingi siswanya memasuki dunia yang semakin digital.