Sekolah Dasar dan Penguatan Etika Sosial Siswa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Etika sosial merupakan bagian penting dari pendidikan dasar. Sekolah dasar menanamkan nilai perilaku sosial. Anak belajar berperilaku sesuai norma. Etika dibentuk melalui pembiasaan. Pembelajaran menjadi sarana internalisasi nilai.
Secara teoritis, pendidikan etika berakar pada pandangan moral development. Anak belajar melalui contoh dan pengalaman. Guru berperan sebagai teladan. Nilai ditanamkan melalui interaksi. Pembelajaran berlangsung secara implisit dan eksplisit.
Dalam praktik pembelajaran SD, etika sosial dapat diintegrasikan dalam berbagai aktivitas. Diskusi kelas mencerminkan nilai saling menghargai. Aturan kelas ditegakkan secara konsisten. Siswa belajar bertanggung jawab. Pembelajaran mendukung pembentukan karakter.
Penguatan etika sosial juga membutuhkan budaya sekolah. Guru dan siswa membangun kesepakatan. Lingkungan sekolah mendukung nilai positif. Pembelajaran berlangsung dalam suasana kondusif. Etika tumbuh melalui kebiasaan.
Dengan demikian, penguatan etika sosial memperkuat peran pendidikan dasar. Sekolah membentuk perilaku sosial siswa. Pendidikan dasar berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat. Anak tumbuh beretika.
Penulis: Aida Meilina