Aplikasi Cuaca Ramah Anak Kembangkan Kemampuan Membaca Ikon di SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Aplikasi cuaca kembali menjadi sorotan setelah digunakan sebagai
alat bantu literasi visual di sekolah dasar. Ikon seperti matahari cerah, awan
pekat, hingga tetes hujan ditampilkan dengan warna lembut yang mudah dipahami.
Siswa antusias mengenali ikon yang muncul setiap pagi.
Guru
memanfaatkan aplikasi ini untuk memperkuat pemahaman dasar mengenai cuaca.
Siswa belajar membaca simbol bukan hanya sebagai gambar, tetapi sebagai
informasi yang punya makna. Kemampuan ini penting di era digital di mana banyak
informasi disajikan secara visual.
Diskusi
dimulai dari ikon paling sederhana seperti matahari penuh yang menandakan cuaca
cerah. Setelah itu siswa mengenali ikon hujan ringan, hujan deras, dan angin
kencang. Setiap ikon dijelaskan melalui contoh kehidupan sehari hari.
Beberapa
siswa bercerita bahwa mereka pernah melihat ikon badai dan merasa perlu
bertanya kepada orang tua. Guru menjelaskan bahwa ikon seperti itu membantu
masyarakat siap menghadapi situasi cuaca ekstrem. Informasi ini membuat siswa
memahami pentingnya aplikasi cuaca.
Aplikasi
ramah anak dipilih karena tampilannya sederhana dan bebas iklan. Siswa merasa
nyaman menggunakannya sebagai media belajar mandiri. Mereka bahkan mulai
mencatat perubahan ikon selama beberapa hari berturut turut.
Kegiatan
membaca ikon cuaca juga menguatkan literasi teknologi sejak dini. Siswa
terbiasa membaca simbol yang dapat muncul dalam kehidupan digital lainnya.
Tentu hal ini menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kesiapan masa depan.
Dengan
pendekatan visual yang menyenangkan, siswa dapat memahami cuaca tanpa merasa terbebani.
Ikon kecil yang tampil di layar menjadi pintu awal mereka mengenal dunia sains
secara ringan tetapi bermakna.
###
Penulis: Sevian Ageng Wahono