Arah Angin Jadi Fokus Pengamatan Baru bagi Siswa SD yang Tertarik Cuaca
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Siswa sekolah dasar mulai belajar mengamati arah angin. Mereka
menggunakan potongan kertas kecil untuk melihat tiupan angin di halaman sekolah.
Kegiatan ini membuat mereka lebih dekat dengan fenomena alam.
Guru
menjelaskan bahwa arah angin dapat memberi petunjuk tentang perubahan cuaca.
Angin kencang dari arah tertentu bisa membawa hujan. Sementara angin lembut
sering muncul saat cuaca cerah.
Siswa
kemudian mencatat arah tiupan angin selama beberapa hari. Mereka membandingkan
catatan itu dengan kondisi langit. Hubungan sederhana ini membuat mereka
memahami pola alam.
Pembahasan
lalu dikaitkan dengan SDGs iklim. Guru menyampaikan bahwa memahami perubahan
angin membantu masyarakat lebih siap menghadapi kondisi ekstrem. Siswa mulai
memahami bahwa pengamatan kecil berdampak besar.
Beberapa
siswa merasa penasaran dengan alat penunjuk angin. Guru menunjukkan gambar
kincir angin tradisional dan alat modern. Siswa belajar bahwa alat tersebut
membantu para peneliti cuaca.
Mereka
juga berdiskusi tentang peran angin bagi kehidupan. Angin membantu menyejukkan
suhu dan menggerakkan awan. Siswa melihat bahwa angin adalah bagian penting
dari bumi.
Kegiatan
ini mengajarkan siswa menghargai proses kecil yang membentuk cuaca. Mereka
merasa bangga telah memahami sesuatu yang selama ini hanya mereka rasakan tanpa
disadari.
###
Penulis: Sevian Ageng Wahono