Banner Kampanye Sekolah Sehat Perkuat Budaya Hidup Bersih di Lingkungan SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Upaya menjaga kesehatan warga sekolah diperkuat melalui pembuatan
banner kampanye sekolah sehat oleh siswa. Banner ini memuat pesan tentang kebersihan
diri, gizi seimbang, dan lingkungan kelas yang rapi. Kegiatan ini menanamkan
kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Program ini sejalan dengan SDGs
Kesehatan.
Untuk
memulai perancangan, guru memberikan wawasan mengenai faktor penentu kesehatan
anak. Siswa mempelajari hubungan antara kebersihan tangan, pola makan, dan daya
tahan tubuh. Mereka mencatat poin penting untuk dituangkan ke dalam banner.
Proses ini melatih kemampuan merangkum informasi.
Banner
dirancang dalam ukuran besar dengan warna yang cerah. Siswa menambahkan
ilustrasi sabun, buah, sayur, dan simbol larangan membuang sampah sembarangan.
Guru membimbing mereka agar setiap elemen ditempatkan secara proporsional.
Visual yang jelas memudahkan pesan tersampaikan.
Selama
presentasi, siswa menjelaskan bagaimana gambar-gambar tersebut dapat
mempengaruhi perilaku teman-temanya. Mereka menyadari bahwa banner yang menarik
dapat membuat orang lebih peduli kesehatan. Guru menegaskan bahwa komunikasi
visual penting dalam kampanye publik. Siswa pun merasa bangga atas karya
mereka.
Banner
dipasang pada area strategis agar dapat dilihat seluruh warga sekolah. Siswa
lain mulai mengikuti ajakan untuk mencuci tangan sebelum makan dan menjaga
kebersihan meja kelas. Dampak positif terlihat dari perubahan kebiasaan
sederhana. Pendidikan kesehatan semakin tertanam.
Diskusi
tambahan membahas bagaimana negara lain membangun budaya sekolah sehat. Siswa
memahami bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Mereka melihat
pentingnya peran anak dalam menciptakan lingkungan yang bersih. Keteladanan
menjadi faktor kuat dalam perubahan perilaku.
Banner
kampanye sekolah sehat menjadi bukti bahwa siswa dapat berkontribusi dalam
menciptakan lingkungan sehat. Melalui desain kreatif, mereka menyebarkan pesan
kebersihan dengan cara menyenangkan. Sekolah dasar berhasil membangun budaya
hidup sehat sejak dini.
###
Penulis: Sevian Ageng Wahono