BELAJAR NILAI KEPAHLAWANAN LEBIH BERMAKNA LEWAT ROLEPLAY PADA PEMBELAJARAN PPKN
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Untuk menumbuhkan pemahaman dan penghayatan nilai-nilai
kepahlawanan, siswa sekolah dasar melaksanakan kegiatan roleplay atau
bermain peran tokoh pahlawan dalam pembelajaran PPKn. Kegiatan ini menjadi
alternatif pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga
pemaknaan mendalam terhadap karakter dan perjuangan para pahlawan.
Pembelajaran
dimulai dengan pengenalan tokoh-tokoh pahlawan nasional beserta jasa dan nilai
perjuangannya. Guru kemudian membimbing siswa untuk memilih tokoh yang ingin
diperankan dan mempelajari kisah hidupnya melalui buku, video edukasi, dan
diskusi kelompok. Setelah itu, siswa menyusun dialog sederhana dan menampilkan
kegiatan roleplay di depan kelas.
Selama
kegiatan berlangsung, siswa tampak menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka tidak
hanya menirukan gaya bicara atau penampilan tokoh, tetapi juga mencoba memahami
sikap, keberanian, dan keteladanan yang dimiliki para pahlawan. Guru memberikan
kesempatan refleksi di akhir sesi, di mana siswa diminta menyampaikan nilai apa
yang mereka pelajari dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan
ini sejalan dengan prinsip deep learning yang mendorong siswa untuk
memahami materi secara lebih mendalam, mengaitkan pengetahuan dengan
pengalaman, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan moral. Kegiatan
juga membantu membentuk karakter positif, seperti sikap berani, jujur, disiplin,
dan bertanggung jawab.
Melalui
kegiatan roleplay tokoh pahlawan, siswa tidak hanya mengetahui sejarah
perjuangan bangsa, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kepahlawanan
dalam sikap dan tindakan nyata. Pembelajaran PPKn menjadi lebih hidup,
bermakna, dan relevan dengan kehidupan siswa sehari-hari, sehingga nilai
karakter dapat tumbuh secara alami dan berkelanjutan.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono
Dokumentasi: Freepik