Belajar Sains Lebih Mudah: Translate jadi Jembatan Istilah Ilmiah di Kelas Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Siswa sekolah dasar memanfaatkan fitur translate untuk memahami
istilah ilmiah dalam pembelajaran sains. Kegiatan ini dilakukan agar siswa
tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami konsep.
Pembelajaran
ini berlangsung dalam mata pelajaran IPA yang membahas materi fenomena alam dan
proses ilmiah. Guru memperkenalkan beberapa istilah sederhana seperti evaporation,
rotation, dan nutrition melalui teks dan gambar. Siswa kemudian
diminta menerjemahkan istilah tersebut menggunakan aplikasi translate, lalu
membandingkan hasilnya dengan penjelasan guru. Dengan cara ini, siswa
memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai makna ilmiah di balik kata-kata
tersebut.
Selama
kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias ketika mengetahui bahwa beberapa
istilah ternyata sering mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, evaporation
tidak hanya berarti “penguapan,” tetapi berkaitan dengan proses air yang
berubah menjadi uap saat terkena panas. Pemahaman kontekstual ini membantu
siswa mengaitkan konsep ilmiah dengan pengalaman nyata, bukan hanya sekadar
mengingat definisi.
Guru
menilai bahwa pemanfaatan teknologi seperti aplikasi translate dapat membantu
memperluas literasi sains dasar. Siswa menjadi lebih aktif bertanya mengenai
istilah yang terdengar asing dan berusaha mencari penjelasan tambahan. Hal ini
menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tidak hanya mempermudah akses informasi,
tetapi juga meningkatkan rasa ingin tahu dan keterlibatan siswa dalam
pembelajaran.
Selain
itu, kegiatan ini turut mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Siswa tidak
langsung menerima hasil terjemahan perangkat digital, tetapi belajar
memverifikasi dan menyesuaikannya dengan konteks. Dalam proses tersebut, guru
berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan pemahaman secara tepat dan
terstruktur.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan pembelajaran sains di sekolah dasar dapat terus
berbasis pemahaman, bukan sekadar hafalan istilah. Dengan memanfaatkan aplikasi
translate secara bijak, siswa mampu menumbuhkan kedekatan dengan dunia sains
sejak dini. Pembelajaran seperti ini diharapkan dapat mencetak generasi yang
kritis, ingin tahu, dan mampu memahami konsep ilmiah dalam kehidupan
sehari-hari.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono
Dokumentasi: Freepik