Bijak dalam Berkomentar: Siswa Mengenal Dampak Kata yang Ditulis Online
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Pembelajaran digital mendorong siswa aktif berinteraksi di media
internet. Guru mengingatkan pentingnya etika saat menulis komentar. Kegiatan
ini bertujuan agar siswa memahami dampak kata yang mereka tulis.
Dalam
era penggunaan internet yang semakin luas, siswa sekolah dasar sering
berhubungan dengan berbagai platform digital, termasuk YouTube. Tidak hanya
menonton video, beberapa siswa juga mulai meninggalkan komentar. Oleh karena
itu, guru merasa perlu memberikan pemahaman mengenai cara menulis komentar yang
sopan dan bertanggung jawab. Etika berkomentar menjadi materi yang dibahas
untuk menjaga perilaku siswa dalam ruang digital.
Guru
menjelaskan bahwa komentar yang ditulis secara terbuka dapat dilihat oleh
banyak orang. Kata yang dianggap sederhana dapat memengaruhi perasaan,
penilaian, dan hubungan antar pengguna internet. Siswa diajak melihat contoh
komentar yang baik dan yang tidak tepat. Dengan begitu, mereka dapat membedakan
mana yang memberikan dukungan dan mana yang berpotensi menyinggung.
Kegiatan
pembelajaran dilakukan dengan simulasi sederhana. Siswa diminta membaca
beberapa komentar yang ada pada sebuah video, lalu diminta menilai
kesopanannya. Setelah itu, siswa berlatih menulis komentar yang sesuai dengan
aturan kesantunan. Dalam proses ini, siswa belajar menyampaikan pendapat dengan
jelas tanpa perlu berkata kasar atau merendahkan.
Guru
juga mengajak siswa untuk memahami konsep jejak digital. Setiap komentar yang
ditulis dapat tersimpan dalam waktu lama. Hal ini membuat siswa menyadari bahwa
tindakan yang dilakukan di internet memiliki tanggung jawab yang sama seperti
tindakan dalam kehidupan nyata. Dengan kesadaran ini, diharapkan siswa dapat
lebih hati hati dalam berkomunikasi.
Ke
depannya, pembelajaran mengenai etika digital diharapkan terus dilanjutkan agar
siswa semakin bijak dalam menggunakan internet. Dengan bimbingan yang
konsisten, siswa dapat menjadi pengguna media yang santun, peduli, dan
bertanggung jawab. Pemahaman ini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi
perkembangan dunia digital yang terus berubah.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono
Dokumentasi: theconversation.com