Canva Jadi Media Kreatif Guru SD dalam Mengajarkan Doa dan Niat Buka Puasa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan dasar semakin berkembang seiring kebutuhan pembelajaran yang menarik dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Salah satu platform desain visual yang kini banyak digunakan guru Sekolah Dasar adalah Canva. Dalam konteks pembelajaran keagamaan, Canva dinilai sangat membantu guru dalam mengajarkan doa dan niat buka puasa kepada siswa dengan cara yang lebih visual, interaktif, dan mudah dipahami. Hal ini penting karena materi doa dan niat bukan sekadar hafalan, tetapi juga penanaman makna spiritual sejak usia dini.
Guru-guru SD mulai memanfaatkan Canva untuk membuat poster doa buka puasa, slide animatif berisi niat puasa, hingga kartu doa yang dapat dicetak dan ditempel di kelas. Dengan tampilan warna-warni, ilustrasi ramah anak, serta font yang mudah dibaca, materi doa menjadi lebih menarik dibandingkan metode ceramah konvensional. Anak-anak menjadi lebih fokus dan antusias saat melihat tampilan visual yang sesuai dengan dunia mereka, sehingga proses internalisasi nilai religius dapat berlangsung lebih efektif.
Selain membantu siswa, Canva juga mempermudah guru dalam menyiapkan bahan ajar tanpa harus memiliki kemampuan desain profesional. Berbagai template bertema Ramadan yang tersedia di Canva dapat disesuaikan dengan konteks pendidikan dasar. Guru cukup mengedit teks doa, menambahkan gambar pendukung, serta menyesuaikan bahasa agar sesuai dengan tingkat pemahaman siswa SD. Proses ini menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas penyampaian materi pembelajaran agama Islam.
Dalam praktiknya, pembelajaran doa dan niat buka puasa menggunakan Canva juga mendorong partisipasi aktif siswa. Guru dapat meminta siswa membaca doa bersama-sama dari tampilan slide, atau bahkan menugaskan siswa kelas tinggi untuk membuat desain doa versi mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya menguatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga melatih kreativitas, literasi digital, dan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan hasil karya.
Dengan demikian, Canva berperan sebagai jembatan antara pembelajaran nilai-nilai religius dan keterampilan abad ke-21 di sekolah dasar. Penggunaan Canva dalam mengajarkan doa dan niat buka puasa menunjukkan bahwa pendidikan agama dapat disampaikan secara inovatif tanpa menghilangkan esensi spiritualnya. Integrasi ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan relevan bagi siswa SD di era digital.
# # #
Penulis: Salsa Billa Aulia