Canva, YouTube, dan ChatGPT sebagai Ekosistem Media Pembelajaran Digital Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Canva, YouTube, dan ChatGPT dapat membentuk ekosistem media pembelajaran digital yang menarik dan efektif bagi siswa sekolah dasar, karena masing-masing media memiliki keunggulan unik yang saling melengkapi. Canva memungkinkan guru dan siswa membuat materi visual interaktif, seperti poster, infografis, dan presentasi yang mendukung pemahaman konsep secara lebih jelas dan menyenangkan. YouTube menyediakan akses ke video edukatif yang menampilkan animasi, eksperimen sains, cerita interaktif, atau tutorial pembelajaran yang mudah diikuti oleh anak-anak. Sementara ChatGPT dapat digunakan sebagai asisten pembelajaran yang membantu menjawab pertanyaan, memberikan penjelasan, atau membuat latihan soal sesuai tingkat pemahaman siswa, sehingga proses belajar lebih personal dan fleksibel.
Integrasi ketiga media ini memungkinkan pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan sesuai dengan gaya belajar anak. Misalnya, siswa dapat menonton video pembelajaran di YouTube untuk memahami konsep baru, lalu membuat rangkuman atau poster visual di Canva untuk memperkuat ingatan dan kreativitas. Jika terdapat kesulitan dalam memahami materi, siswa bisa bertanya kepada ChatGPT untuk mendapatkan penjelasan tambahan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Proses belajar yang terstruktur namun fleksibel ini membuat siswa lebih termotivasi dan aktif dalam mengikuti pembelajaran.
Pemanfaatan ekosistem digital ini juga mendukung pengembangan keterampilan abad 21, seperti literasi digital, kreativitas, komunikasi, dan pemecahan masalah. Dengan Canva, siswa belajar mengekspresikan ide secara visual; melalui YouTube, mereka belajar menyimak, menganalisis, dan memahami informasi secara kritis; sedangkan ChatGPT melatih mereka berpikir analitis dan menulis dengan bahasa yang tepat. Kegiatan ini membangun pengalaman belajar yang holistik, karena menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara bersamaan.
Guru memiliki peran penting dalam mengatur alur pembelajaran menggunakan ketiga media tersebut agar tetap fokus pada tujuan akademik. Guru dapat merancang aktivitas yang memanfaatkan kekuatan masing-masing media, seperti proyek kolaboratif menggunakan Canva, diskusi berbasis video YouTube, atau kuis interaktif yang dibantu ChatGPT. Pengaturan ini memastikan siswa tidak hanya aktif secara digital, tetapi juga belajar dengan cara yang efektif dan terarah. Dengan bimbingan guru, ekosistem digital menjadi alat yang memperkaya pengalaman belajar dan mempermudah pencapaian kompetensi dasar.
Secara keseluruhan, Canva, YouTube, dan ChatGPT membentuk ekosistem media pembelajaran digital yang saling melengkapi dan relevan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. Ketiga media ini membantu menciptakan suasana belajar yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan, sekaligus mendukung pengembangan literasi, keterampilan berpikir, dan kreativitas siswa. Dengan pemanfaatan yang tepat, ekosistem digital ini mampu meningkatkan motivasi, efektivitas, dan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara signifikan.
###
Penulis: Sabila Widyawati