Desain Digital Jadi Media Kreatif Edukasi Niat Buka Puas
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Kreativitas siswa semakin berkembang seiring pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Aplikasi desain digital digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan edukatif tentang niat buka puasa. Kegiatan ini menggabungkan pembelajaran agama dengan keterampilan visual. Siswa diajak menuangkan pemahaman mereka dalam bentuk desain. Proses ini melatih kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran menjadi lebih aplikatif.
Guru memberikan panduan tentang pesan yang ingin disampaikan melalui desain. Siswa berdiskusi untuk menentukan konsep dan tampilan visual. Mereka belajar menyederhanakan pesan agar mudah dipahami. Kegiatan ini melatih kemampuan komunikasi visual siswa. Hasil desain mencerminkan pemahaman mereka terhadap materi. Proses belajar menjadi lebih bermakna.
Karya siswa kemudian dipresentasikan di depan kelas. Presentasi ini melatih rasa percaya diri dan kemampuan berbicara. Siswa saling memberikan apresiasi dan masukan. Suasana kelas menjadi lebih positif dan kolaboratif. Guru menekankan pentingnya menghargai karya orang lain. Nilai sosial dan emosional turut berkembang.
Selain aspek kreativitas, penggunaan desain digital juga meningkatkan literasi teknologi. Siswa belajar menggunakan aplikasi secara produktif. Mereka memahami bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk tujuan edukatif. Keterampilan ini relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Pendidikan menjadi lebih kontekstual dan adaptif. Siswa siap menghadapi tantangan era digital.
Secara keseluruhan, pemanfaatan desain digital dalam pembelajaran niat buka puasa menunjukkan inovasi pendidikan yang relevan. Nilai religius dapat disampaikan melalui pendekatan kreatif. Teknologi berperan sebagai sarana pendukung pembelajaran. Guru dan siswa berkolaborasi dalam proses belajar yang bermakna. Pendidikan menjadi lebih hidup dan inspiratif.
###
Penulis: Anisa Rahmawati