Dunia Kerja Mencari Empati: Keterampilan Interpersonal Lebih Dicari daripada Gelar Akademik
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Di era digital dan otomatisasi, keterampilan teknis memang penting, tetapi dunia kerja modern semakin menghargai keterampilan interpersonal, terutama empati. Perusahaan menyadari bahwa karyawan yang berempati mampu membangun hubungan yang kuat dengan kolega dan pelanggan, bekerja sama dalam waktu, dan memecahkan masalah secara kreatif.
Empati memungkinkan karyawan untuk memahami kebutuhan dan perspektif pelanggan, sehingga mereka dapat memberikan layanan yang lebih baik dan membangun loyalitas pelanggan. Dalam tim, empati membantu anggota tim untuk saling mendukung, berkomunikasi secara efektif, dan menyelesaikan konflik dengan damai.
Banyak perusahaan kini memberikan penilaian empati dalam proses rekrutmen mereka. Mereka mencari kandidat yang tidak hanya memiliki kualifikasi akademik yang baik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami orang lain, berkomunikasi secara efektif, dan bekerja sama dalam waktu.
Selain itu, perusahaan juga berinvestasi dalam pelatihan empati bagi karyawan mereka. Mereka menyadari bahwa empati adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan ditingkatkan. Pelatihan empati dapat membantu karyawan untuk mengembangkan kesadaran diri, kesadaran sosial, dan keterampilan interpersonal mereka.
Dunia kerja modern membutuhkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara emosional. Keterampilan interpersonal, terutama empati, menjadi kunci kesuksesan dalam karir dan kehidupan secara umum.
###
Penulis : Ailsa Widya Imamatuzzadah