Efektivitas Model Discovery Learning pada Pembelajaran Matematika Materi Bangun Datar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —
Matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang bagi sebagian
siswa di sekolah dasar. Banyak siswa mengalami kesulitan
memahami konsep luas, keliling, dan sifat-sifat bangun secara mendalam,
terutama pada materi bangun datar. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif
untuk mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran penemuan, yang menekankan
pada bagaimana siswa menemukan konsep melalui pengalaman belajar yang aktif dan
bermakna.
Discovery
Learning adalah model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Guru membantu siswa menemukan ide melalui observasi,
eksperimen, dan pemecahan masalah. Guru dapat mengajak siswa melihat
bentuk-bentuk di lingkungan sekolah, seperti jendela, ubin, atau papan tulis,
selama pembelajaran bangun datar. Siswa diminta untuk menarik kesimpulan
tentang bentuk-bentuk seperti segitiga, persegi panjang, dan persegi. Dengan
cara ini, siswa tidak hanya
menghafal rumus tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang
ide-idenya.
Siswa
lebih termotivasi dan terlibat lebih banyak selama proses belajar, yang
menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery efektif.
Ketika siswa terlibat
secara langsung dalam
proses menemukan pengetahuan, minat mereka meningkat dan keinginan
mereka untuk belajar meningkat. Karena siswa diminta untuk mempelajari
langkah-langkah penalaran sebelum mencapai kesimpulan, model ini membantu
mereka meningkatkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran discovery dalam pembelajaran matematika dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Belajar dengan model ini cenderung meningkatkan kemampuan siswa untuk mengingat dan menerapkan ide dalam situasi baru. Misalnya, mereka dapat menentukan langkah-langkah penyelesaian dengan lebih mandiri dan tepat ketika diminta menghitung luas taman segitiga.
Oleh
karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery sangat efektif
dalam pembelajaran matematika, khususnya bangun datar. Metode ini membuat siswa
tidak hanya penerima informasi tetapi juga penemu pengetahuan. Selain itu, guru
memiliki kemampuan untuk menciptakan
lingkungan belajar yang aktif, inovatif, dan menyenangkan. Diharapkan bahwa
penerapan model ini akan menghasilkan generasi yang berpikir kritis dan
memiliki pemahaman yang kuat tentang matematika sejak pendidikan dasar.
###
Penulis: Sabila Widyawati
Dokumentasi: Pinterest