Gerakan Hijau SD Berbasis SDGs Hidupkan Semangat Tanam Pohon lewat Bukti Visual
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Kampanye tanam pohon kembali ramai dibahas di lingkungan siswa
sekolah dasar. Banyak pihak mengajak generasi muda ikut menjaga bumi melalui
aksi sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Gerakan ini memanfaatkan bukti
visual untuk menguatkan kesadaran siswa tentang pentingnya lingkungan lestari.
Upaya
menghadirkan literasi lingkungan sejak usia dini menjadi bagian dari dukungan
terhadap SDGs khususnya tujuan Iklim dan Kehidupan di Darat. Melalui pengiriman
foto hasil penanaman pohon, siswa diajak memahami bahwa menjaga bumi bukan
hanya wacana tetapi tindakan nyata. Pendekatan ini membuat gagasan tentang
keberlanjutan terasa lebih dekat dengan keseharian mereka.
Beragam
cerita muncul dari foto yang dikirimkan, mulai dari bibit kecil di pot bekas
hingga pohon buah yang ditanam di halaman rumah. Setiap unggahan memberi
gambaran bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari ruang yang
sederhana. Siswa menyadari bahwa satu tanaman kecil saja dapat memberi
kontribusi bagi udara yang lebih sehat.
Pendamping
kegiatan menilai bahwa dokumentasi visual membuat siswa lebih percaya diri
menunjukkan hasil usaha mereka. Foto menanam pohon memberi pengalaman bahwa
aksi positif tidak selalu besar namun berdampak bagi masa depan. Banyak siswa
bahkan mulai membandingkan perkembangan tanaman mereka dari minggu ke minggu.
Lingkungan
keluarga juga ikut bergerak setelah melihat antusiasme siswa dalam mengirimkan
bukti kegiatan. Sebagian orang tua membantu mencatat pertumbuhan tanaman atau
menyiapkan media tanam yang aman bagi anak. Hal ini menunjukkan bahwa aksi
kecil yang dilakukan siswa dapat membangun budaya peduli lingkungan dalam
lingkup yang lebih luas.
Selain
mendorong aksi nyata, kegiatan berbagi foto tersebut melatih siswa mengenali
nilai tanggung jawab. Mereka belajar bahwa menjaga tanaman membutuhkan
kedisiplinan dan perhatian yang berkelanjutan. Sikap ini menjadi fondasi
penting dalam membangun karakter peduli alam sesuai semangat SDGs.
Gerakan
dokumentasi tanam pohon ini menciptakan ruang baru bagi siswa untuk merasa
memiliki peran dalam menjaga bumi. Melalui gambar yang mereka kirimkan, muncul
kesadaran bahwa masa depan lingkungan tidak hanya di tangan orang dewasa tetapi
juga pada mereka yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Semangat kecil yang
tumbuh dari sebuah foto dapat menjadi langkah awal menuju bumi yang lebih
hijau.
###
Penulis: Sevian Ageng Wahono