Google Form sebagai Sarana Pengembangan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar
Literasi digital menjadi keterampilan penting yang perlu dikenalkan sejak usia sekolah dasar. Google Form dapat menjadi sarana awal bagi siswa untuk mengenal teknologi pendidikan. Siswa belajar mengakses formulir, membaca instruksi, dan mengisi jawaban. Proses ini membantu mereka memahami cara kerja platform digital. Dengan demikian, Google Form berperan dalam membangun fondasi literasi digital. Melalui Google Form, siswa belajar mengikuti prosedur yang terstruktur. Siswa harus memahami urutan pertanyaan dan mengisi sesuai arahan.
Kemampuan ini melatih keterampilan berpikir sistematis. Selain itu, siswa belajar bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas digital. Proses ini membantu mereka mengenal budaya belajar berbasis teknologi. Google Form juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri menggunakan perangkat digital. Siswa terbiasa mengakses formulir melalui ponsel atau komputer. Pengalaman positif ini dapat menumbuhkan ketertarikan mereka terhadap teknologi. Kebiasaan ini akan bermanfaat ketika mereka menghadapi pembelajaran digital yang lebih kompleks. Dengan cara ini, literasi digital dapat berkembang secara bertahap.
Guru dapat memberikan latihan khusus untuk memperkuat kemampuan digital siswa. Misalnya, guru dapat membuat formulir sederhana berisi instruksi interaktif. Siswa akan belajar membaca arahan dan memilih jawaban yang tepat. Latihan semacam ini memperkuat pemahaman siswa terhadap penggunaan aplikasi digital. Dengan demikian, pembelajaran digital menjadi lebih efektif. Google Form menjadi alat yang mudah dan aman digunakan untuk mengenalkan dunia digital kepada siswa SD. Aplikasi ini sederhana namun memiliki fungsi edukatif yang kuat. Siswa dapat belajar secara mandiri tanpa merasa terbebani. Guru pun dapat memantau perkembangan siswa melalui laporan otomatis. Oleh karena itu, Google Form layak digunakan sebagai bagian dari pengembangan literasi digital. Penulis : Hayu Eka Fadillah Dokumen: Google