Google Translate dan Peranannya dalam Meningkatkan Literasi Bahasa Anak Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa kini semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam proses belajar siswa sekolah dasar. Google Translate sebagai alat penerjemah digital dapat membantu anak-anak memahami kosakata asing dengan lebih cepat dan mudah. Dengan bimbingan guru, siswa dapat menggunakan aplikasi ini sebagai media untuk mengenal berbagai bahasa di dunia. Penggunaan teknologi tersebut juga dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan kepercayaan diri mereka dalam mencoba bahasa baru. Selain itu, Google Translate memperkenalkan siswa pada literasi digital yang bermanfaat bagi perkembangan mereka.
Dalam kegiatan belajar sehari-hari, Google Translate dapat difungsikan sebagai alat bantu untuk mencari arti kata atau frasa yang belum dipahami. Siswa dapat membandingkan hasil terjemahan dengan kalimat yang sedang dipelajari untuk memastikan kesesuaiannya. Guru dapat mengarahkan mereka agar tidak menerima semua terjemahan secara langsung, tetapi juga memeriksa kembali makna yang paling tepat. Kegiatan ini melatih siswa untuk berpikir kritis dan bijak dalam menggunakan teknologi. Dengan pendekatan tersebut, literasi bahasa anak berkembang secara lebih seimbang.
Selain memperkaya kosakata, Google Translate juga dapat membantu siswa memahami struktur kalimat sederhana dalam bahasa asing. Aplikasi ini memungkinkan anak melihat perbandingan antara susunan kalimat bahasa Indonesia dan bahasa lain secara langsung. Melalui perbandingan tersebut, siswa dapat mengenali perbedaan tata bahasa dan pola pembentukan kalimat. Guru dapat menjelaskan bahwa setiap bahasa memiliki aturan unik yang perlu dipahami dengan kesabaran. Dengan cara ini, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan analitis dan kecintaan pada bahasa.
Fitur suara yang tersedia dalam Google Translate juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih pengucapan. Mereka dapat mendengarkan bagaimana kata atau kalimat diucapkan dengan benar oleh penutur digital. Latihan ini membantu anak memperbaiki keterampilan berbicara dan melatih keberanian mereka dalam mencoba mengucapkan bahasa asing. Guru dapat memberikan aktivitas sederhana untuk menirukan pengucapan kata yang didengar. Melalui proses ini, kemampuan fonetik siswa berkembang dengan baik.
Dengan penggunaan Google Translate secara tepat dan terarah, siswa sekolah dasar dapat memperoleh banyak manfaat dalam pembelajaran bahasa. Guru berperan penting dalam memastikan teknologi digunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai satu-satunya sumber belajar. Anak-anak belajar bahwa penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman dan latihan mandiri. Mereka juga memahami bahwa belajar bahasa membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan sikap aktif. Dengan demikian, integrasi Google Translate dalam pembelajaran dapat menjadikan proses belajar lebih bermakna, efektif, dan menyenangkan bagi siswa. Penulis: Della Octavia Citra Lestari Dokumen: Google