Hari Ibu Diangkat sebagai Proyek Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Hari Ibu dimanfaatkan oleh sekolah dasar sebagai tema pembelajaran berbasis proyek untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual kepada siswa. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya mengenal makna peringatan Hari Ibu, tetapi juga terlibat aktif dalam proses belajar yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran.
Dalam proyek tersebut, siswa diminta mengamati peran ibu dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar. Hasil pengamatan kemudian dituangkan dalam bentuk laporan sederhana, poster, atau presentasi lisan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa sekolah dasar.
Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan proyek. Proses ini melatih keterampilan berpikir kritis, kerja sama, serta tanggung jawab siswa terhadap tugas yang diberikan. Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena berangkat dari pengalaman nyata siswa.
Pembelajaran berbasis proyek dengan tema Hari Ibu sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mendukung pendidikan berkualitas yang menekankan pengembangan keterampilan abad ke-21. Sekolah dasar menjadi fondasi penting dalam menanamkan kemampuan tersebut sejak dini.
Melalui proyek bertema Hari Ibu, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan penghargaan terhadap peran ibu. Pendekatan ini menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai bagian dari proses pendidikan yang holistik dan berkelanjutan di sekolah dasar.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa