Hari Ibu Menguatkan Peran Keluarga sebagai Fondasi Pendidikan Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya— Hari Ibu Indonesia menjadi pengingat penting bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi anak, bahkan sebelum anak mengenal sekolah secara formal. Di dalam keluarga, sosok ibu memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan, sikap, dan cara berpikir anak sejak usia dini. Nilai-nilai dasar yang ditanamkan di rumah akan sangat memengaruhi kesiapan anak dalam mengikuti proses pendidikan dasar di sekolah.
Sejak anak masih kecil, ibu biasanya mulai mengenalkan rutinitas belajar secara sederhana, seperti mengajak membaca buku cerita, mengenal huruf dan angka, serta membiasakan anak bertanya tentang hal-hal di sekitarnya. Kebiasaan ini membentuk rasa ingin tahu dan minat belajar anak secara alami. Anak yang terbiasa belajar di rumah cenderung lebih siap secara mental dan emosional ketika memasuki jenjang sekolah dasar.
Selain aspek akademik, ibu juga berperan besar dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Contohnya melalui pengaturan waktu belajar, waktu bermain, dan waktu istirahat. Pola pengasuhan yang konsisten membantu anak memahami bahwa belajar merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kewajiban sekolah. Hal ini membuat anak lebih mudah beradaptasi dengan tuntutan belajar di pendidikan dasar.
Peran ibu dalam keluarga juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu pendidikan berkualitas. Pendidikan yang baik tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga pada dukungan lingkungan keluarga. Ketika ibu aktif terlibat dalam pendidikan anak, proses belajar menjadi lebih berkelanjutan dan inklusif, karena anak mendapatkan pendampingan baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan demikian, peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi bentuk penghargaan terhadap peran ibu, tetapi juga refleksi pentingnya penguatan pendidikan berbasis keluarga. Sinergi antara ibu, keluarga, dan sekolah menjadi kunci terciptanya pendidikan dasar yang berkualitas. Melalui fondasi pendidikan yang kuat dari rumah, tujuan SDGs 4 dapat diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa