Hari Ibu sebagai Media Penguatan Literasi Emosional Siswa SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Peringatan Hari Ibu yang diperingati setiap tahun menjadi momentum yang sangat tepat untuk mengembangkan literasi emosional siswa di sekolah dasar. Melalui peringatan ini, siswa diajak untuk mengenali, memahami, dan mengekspresikan perasaan mereka terhadap sosok ibu dan keluarga. Literasi emosional merupakan bagian penting dari pendidikan dasar karena membantu siswa membangun kesadaran diri dan kemampuan mengelola emosi sejak usia dini.
Berbagai kegiatan sederhana, seperti menulis surat untuk ibu, membuat kartu ucapan, atau berbagi cerita tentang pengalaman bersama keluarga, dapat menjadi sarana efektif untuk melatih empati dan keterampilan komunikasi siswa. Melalui aktivitas ini, siswa belajar mengungkapkan perasaan secara positif dan terarah, sekaligus memahami perasaan orang lain. Proses ini juga memperkuat keterampilan berbahasa dan menulis yang menjadi kompetensi dasar di jenjang sekolah dasar.
Guru memiliki peran penting dalam mengaitkan peringatan Hari Ibu dengan nilai-nilai kehidupan, seperti kasih sayang, tanggung jawab, dan kerja sama dalam keluarga. Dengan bimbingan guru, siswa dapat memahami peran ibu tidak hanya sebagai figur dalam keluarga, tetapi juga sebagai individu yang memiliki kontribusi besar dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak. Pendekatan ini membantu siswa memaknai peringatan Hari Ibu secara lebih mendalam dan edukatif.
Dari sudut pandang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), pembelajaran ini mendukung pencapaian SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 5 tentang Kesetaraan Gender. Penanaman penghargaan terhadap peran perempuan sejak usia dini mendorong tumbuhnya sikap saling menghormati dan kesadaran akan pentingnya kesetaraan dalam kehidupan sosial. Pendidikan dasar menjadi fondasi penting dalam membangun nilai-nilai tersebut.
Sekolah dasar sebagai lingkungan awal pendidikan formal berperan besar dalam pengembangan aspek emosional dan sosial siswa. Dengan memanfaatkan peringatan Hari Ibu sebagai media pembelajaran kontekstual, sekolah dapat menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecerdasan emosional. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang empatik dan berkeadaban.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti