Kebijakan Sekolah dalam Pemanfaatan Canva untuk Standarisasi Media Pembelajaran Visual
Media visual memiliki peran penting dalam mendukung pemahaman konsep di sekolah dasar. Dari perspektif kebijakan sekolah, penggunaan Canva dapat membantu standarisasi kualitas media pembelajaran. Kebijakan ini bertujuan memastikan materi yang disajikan menarik, jelas, dan sesuai perkembangan anak. Guru didorong untuk berinovasi tanpa mengabaikan prinsip pedagogis. Dengan demikian, visualisasi menjadi alat bantu yang efektif.
Canva memungkinkan guru menyusun materi ajar yang konsisten secara visual. Kebijakan sekolah dapat mengatur pedoman desain yang ramah anak. Hal ini penting agar tampilan tidak berlebihan dan tetap fokus pada isi. Media yang baik mendukung konsentrasi dan pemahaman siswa. Kebijakan ini meningkatkan profesionalisme guru dalam penyusunan bahan ajar.
Selain untuk guru, Canva juga dapat dimanfaatkan oleh siswa dalam proyek belajar. Kebijakan sekolah perlu mengatur penggunaan ini agar sesuai tujuan pembelajaran. Proyek visual mendorong kreativitas dan kemandirian belajar. Namun, pendampingan tetap diperlukan agar proses belajar tetap bermakna. Kebijakan memastikan keseimbangan antara kreativitas dan substansi.
Dari sisi manajemen sekolah, penggunaan Canva mendukung dokumentasi pembelajaran. Portofolio digital dapat disusun secara sistematis dan rapi. Ini memudahkan evaluasi dan refleksi pembelajaran. Kebijakan ini sejalan dengan pendekatan asesmen autentik. Sekolah memperoleh data belajar yang lebih komprehensif.
Secara keseluruhan, kebijakan pemanfaatan Canva mencerminkan orientasi sekolah pada pembelajaran visual yang berkualitas. Teknologi digunakan untuk memperkuat proses belajar, bukan sekadar estetika. Dengan panduan yang jelas, guru dan siswa dapat memanfaatkan media secara optimal. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi pembelajaran modern. Pendidikan dasar pun menjadi lebih relevan dan menarik.
###
Penulis: Arumita Wulan Sari