Kelas Bahasa SD Gunakan Fitur Terjemah untuk Kenalkan Multibahasa Sejak Dini
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,— Guru memperkenalkan fitur terjemah digital sebagai alat bantu untuk memahami bahasa dunia. Pendekatan ini digunakan agar siswa dapat melihat bagaimana teknologi berperan dalam mendukung pembelajaran bahasa di era modern. Kegiatan ini sekaligus mendukung SDGs nomor 4 yang menekankan pentingnya literasi, keterampilan teknologi, dan pemahaman global sebagai bagian dari pendidikan bermutu.
Pada tahap awal, guru menampilkan beberapa kalimat pendek dalam bahasa asing melalui layar proyektor. Siswa diminta menggunakan fitur terjemah digital untuk mencari arti kata serta mempelajari struktur kalimatnya. Melalui latihan ini, siswa mulai memahami bahwa setiap bahasa memiliki pola susunan kata yang berbeda, sehingga terjemahan tidak selalu dapat dilakukan secara langsung atau literal.
Untuk memperluas wawasan, guru mengajak siswa menonton video edukatif tentang keberagaman bahasa di Asia dan Eropa. Video tersebut memperlihatkan berbagai contoh penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Siswa diminta mencatat kata yang mereka kenali, kemudian menggunakan fitur terjemah untuk mengetahui makna dan penggunaannya dalam konteks yang tepat. Kegiatan ini membantu siswa menghubungkan audio, visual, dan teks secara bersamaan.
Dalam kegiatan kelompok kecil, siswa memilih tiga bahasa untuk dibandingkan. Mereka menuliskan hasil terjemahan beberapa kata dan kalimat, lalu mendiskusikan perbedaan makna, cara ucap, serta konteks penggunaannya. Melalui presentasi kelompok, terlihat bahwa siswa mulai memahami pola-pola khas dari bahasa asing dan dapat menjelaskan perbedaan tersebut dengan lebih percaya diri.
Pada bagian refleksi, siswa menyimpulkan bahwa fitur terjemah digital membantu mereka membaca dan memahami teks asing dengan lebih mudah. Mereka merasa lebih berani mencoba bahasa baru karena memiliki alat bantu yang dapat memeriksa pemahaman mereka. Guru menekankan bahwa meskipun fitur terjemah sangat membantu, konteks penggunaan tetap harus diperhatikan agar siswa tidak hanya memaknai kata per kata, tetapi juga memahami maksud keseluruhan dari suatu kalimat.
###
Penulis: Anisa Rahmawati
Gambar: Pinterest