Kesejahteraan Guru Honorer: Realita dan Tuntutan Kerja
Di balik proses belajar mengajar di banyak sekolah dasar, terdapat pilar penting yang seringkali terabaikan: para guru honorer. Mereka memikul tanggung jawab yang sama beratnya dengan guru PNS, mulai dari mengajar, mendidik karakter, hingga mengerjakan tugas administrasi. Namun, pengabdian mereka seringkali tidak diimbangi dengan kesejahteraan yang layak, dengan upah yang jauh di bawah standar minimum.
Realita di lapangan menunjukkan banyak guru honorer yang harus melakukan pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Ketidakpastian status kepegawaian juga menjadi beban psikologis yang menghantui, membuat mereka sulit untuk fokus mengembangkan karier profesionalnya secara jangka panjang. Kondisi ini sangat ironis mengingat peran vital mereka dalam mencerdaskan anak bangsa, terutama di sekolah-sekolah yang kekurangan guru PNS.
Wacana pengangkatan guru honorer melalui skema PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) menjadi angin segar, namun proses seleksi dan penempatannya masih menyisakan banyak persoalan. Perjuangan untuk mendapatkan pengakuan, status yang jelas, dan upah yang manusiawi terus menjadi agenda utama bagi para pahlawan tanpa tanda jasa ini, demi masa depan pendidikan yang lebih adil dan berkualitas.