Konten Edukatif Digital Bantu Siswa Memahami Makna Doa Buka Puasa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Media digital semakin banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar alternatif di sekolah. Konten edukatif berbasis video menjadi pilihan guru untuk menjelaskan makna doa buka puasa secara menarik. Melalui visual dan audio, siswa lebih mudah memahami konteks pembelajaran. Materi yang sebelumnya terasa abstrak menjadi lebih konkret. Pendekatan ini meningkatkan minat dan fokus siswa. Pembelajaran berlangsung lebih dinamis.
Guru memilih konten yang sesuai dengan usia dan kebutuhan siswa. Video digunakan sebagai pengantar sebelum diskusi kelas dimulai. Siswa diajak menyimak kemudian mendiskusikan isi video secara bersama-sama. Proses ini melatih kemampuan mendengar dan menyampaikan pendapat. Diskusi kelas menjadi lebih hidup dan interaktif. Pembelajaran tidak lagi bersifat pasif.
Selain membantu pemahaman materi, media digital juga memberikan variasi metode pembelajaran. Siswa tidak hanya belajar melalui buku teks. Mereka dapat melihat contoh penerapan nilai doa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membantu siswa mengaitkan pembelajaran dengan realitas sosial. Nilai religius menjadi lebih relevan dengan kehidupan mereka. Pendidikan karakter pun terintegrasi secara alami.
Guru juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajarkan literasi media. Siswa diajak memahami pentingnya memilih konten yang bermanfaat dan terpercaya. Mereka belajar bahwa tidak semua konten digital layak dikonsumsi. Pendampingan guru menjadi kunci dalam proses ini. Literasi digital menjadi bagian penting dari pembelajaran. Siswa dibekali kemampuan untuk bersikap kritis.
Dengan pemanfaatan media digital secara terarah, pembelajaran doa buka puasa dapat berlangsung lebih efektif. Teknologi menjadi alat bantu untuk memperdalam pemahaman, bukan sekadar hiburan. Guru tetap memegang peran utama dalam mengarahkan pembelajaran. Inovasi ini menunjukkan bahwa pendidikan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna.
###
Penulis: Anisa Rahmawati