Latihan Simulasi Cuaca Ekstrem Membentuk Karakter Siaga pada Siswa SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Peningkatan fenomena cuaca ekstrem membuat guru merasa perlu memberikan latihan simulasi sederhana kepada siswa agar mereka terbiasa menghadapi situasi yang mungkin mengancam keselamatan. Simulasi ini dirancang dengan pendekatan menyenangkan sehingga siswa tidak merasa takut, tetapi tetap memahami bahwa perubahan cuaca perlu dihadapi dengan kesiapan diri. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap agar siswa dapat memahami konsep dengan perlahan. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih aman dan bermakna.
Dalam simulasi, guru memberi skenario seperti hujan deras tiba-tiba, angin kencang, atau petir yang menyambar, lalu meminta siswa memilih tindakan yang paling tepat sesuai situasi. Siswa diajak memahami bahwa hal sederhana seperti menjauh dari pohon besar atau mencari tempat teduh yang aman dapat menyelamatkan mereka. Guru menjelaskan langkah-langkah dengan detail namun tetap sederhana agar mudah diingat. Dengan cara ini, siswa belajar melalui pengalaman langsung.
Kegiatan simulasi membuat siswa merasa lebih percaya diri karena mereka seolah menghadapi peristiwa nyata tetapi tetap berada dalam lingkungan aman. Guru memuji setiap keputusan tepat yang dibuat siswa, sehingga mereka merasa dihargai dan terdorong untuk belajar lebih baik. Melalui repetisi, siswa menjadi lebih cepat bereaksi terhadap situasi yang mengancam. Dengan demikian, latihan ini memberi dampak positif.
Simulasi juga melatih kerja sama antarsiswa ketika mereka diminta membantu teman yang “tertinggal” atau tidak memahami langkah aman yang harus diambil. Guru mengamati bahwa siswa menunjukkan empati, perhatian, dan semangat tinggi selama latihan berlangsung. Sikap-sikap ini dianggap penting dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan solidaritas. Dengan begitu, manfaat kegiatan tidak hanya pada aspek pengetahuan.
Program simulasi ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan baik yang dilakukan secara berkala agar siswa selalu siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Kegiatan sederhana ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran diri yang kuat. Guru berharap latihan seperti ini dapat diperluas agar semakin banyak siswa yang memahami langkah aman. Simulasi terbukti menjadi metode yang efektif untuk pendidikan kebencanaan.
###
Penulis: Resinta Aini Z.