Learning Beyond the Screen: YouTube Membuka Wawasan Baru Siswa SD untuk Mendukung SDGs
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Di tengah berkembangnya dunia digital, YouTube telah menjelma menjadi media pembelajaran yang sangat diminati di sekolah dasar. Tidak hanya menyajikan hiburan, platform ini juga menyediakan ribuan video edukasi yang membantu siswa memahami berbagai materi secara visual dan interaktif. Guru memanfaatkan video pembelajaran animatif, eksperimen ilmiah sederhana, hingga cerita inspiratif yang menjadikan suasana kelas lebih hidup dan mudah dipahami. Dengan tampilan yang menarik, YouTube membuat siswa semakin antusias belajar dan tidak cepat merasa bosan saat menerima materi baru.
Lebih dari sekadar media tontonan, YouTube kini digunakan untuk mengenalkan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) kepada siswa sejak dini. Melalui video yang membahas topik lingkungan, kesehatan, hingga kebiasaan hidup bersih, siswa dapat melihat contoh nyata bagaimana tindakan kecil mereka dapat berkontribusi pada keberlanjutan bumi. Misalnya, siswa dapat memahami pentingnya mengurangi penggunaan plastik setelah menonton video tentang dampak sampah terhadap ekosistem laut. Dengan pendekatan visual yang mudah dicerna, konsep SDGs menjadi lebih konkret dan relevan bagi anak-anak.
YouTube juga menjadi inspirasi bagi berbagai aktivitas kreatif di kelas. Guru sering mengajak siswa menonton video tutorial seperti membuat kerajinan tangan dari barang bekas, mendaur ulang kertas, atau membuat mini proyek IPA yang aman dan sederhana. Setelah menonton, siswa diajak mempraktikkan secara langsung kegiatan tersebut, sehingga mereka dapat belajar sambil berkreasi. Aktivitas ini tidak hanya mengasah kreativitas dan keterampilan motorik siswa, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta berpikir inovatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, guru juga merasakan dampak positif dari penggunaan YouTube dalam pembelajaran. Melalui platform ini, guru dapat memperkaya metode mengajar, menemukan strategi pembelajaran baru, serta memperoleh contoh nyata yang dapat digunakan sebagai pemantik diskusi di kelas. Dengan memadukan video YouTube dan penjelasan langsung, guru mampu menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan. Hal ini membuat siswa lebih berani bertanya, mengemukakan pendapat, dan terlibat aktif dalam proses belajar.
Pada akhirnya, integrasi YouTube dalam pembelajaran sekolah dasar bukan hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga membangun kesadaran siswa tentang pentingnya mendukung SDGs. Melalui video-video edukatif, siswa belajar mengenai potensi mereka dalam menjaga bumi, membentuk kebiasaan baik, dan menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, pendidikan dapat menjadi gerakan yang lebih inklusif dan berdampak luas. YouTube pun membuktikan bahwa layar digital tidak hanya menjadi jendela hiburan, tetapi juga jendela pengetahuan yang membentuk masa depan yang berkelanjutan.
###
Penulis: Nindiana Eva Rosa Amalia
Dokumentasi: Canva