Lomba Cipta Puisi SD Tingkatkan Keterampilan Berbahasa dan Apresiasi Sastra
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Di sekolah dasar, lomba
cipta puisi bukan hanya kompetisi kreativitas; itu juga merupakan sarana
penting untuk meningkatkan keterampilan berbahasa dan menumbuhkan kecintaan
terhadap karya sastra sejak dini. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk
menggunakan kata-kata yang indah dan tersusun dengan baik untuk menyampaikan
ide, perasaan, dan pengalaman mereka. Anak-anak belajar tentang keindahan
bahasa dan makna yang tersembunyi di balik setiap bait dengan menulis puisi.
Di sekolah dasar, lomba cipta puisi
biasanya diikuti dengan sangat antusias. Siswa memiliki kesempatan untuk
mendapatkan inspirasi dari orang-orang di sekitar mereka, tokoh idola mereka,
keluarga mereka, dan bahkan kejadian sehari-hari yang sederhana. Puisi
mengajarkan kemampuan berpikir imajinatif dan kepekaan bahasa. Mereka belajar
menggunakan majas, memilih diksi yang tepat, dan menata rima agar puisinya enak
dibaca dan bermakna.
Lomba ini mengajarkan keterampilan
berbahasa tetapi juga mengajarkan karakter. Saat anak-anak membacakan pekerjaan
mereka di depan teman-teman dan juri, mereka menjadi lebih percaya diri. Mereka
juga belajar menghargai pekerjaan orang lain, menerima kritik, dan menjadi
lebih sportif. Semua ini sangat penting untuk membangun individu yang berani,
jujur, dan kreatif. Guru sangat penting untuk membantu siswa membuat puisi.
Guru Bahasa Indonesia dapat mengajarkan struktur, gaya bahasa, dan teknik
penulisan yang menarik melalui pelajaran bahasa. Siswa menjadi lebih berani
untuk mencoba dan terus menulis dengan dukungan guru. Ketika mereka mendapat
pujian untuk pekerjaan mereka karena kompetisi, motivasi mereka untuk terus
bekerja juga meningkat.
Dengan diadakannya lomba cipta puisi
secara rutin, sekolah berkontribusi dalam menanamkan budaya literasi dan
memperkaya pengalaman estetika siswa. Anak-anak tidak hanya belajar tentang
bahasa, tetapi juga belajar memahami nilai-nilai kehidupan melalui keindahan
kata. Melalui puisi, mereka menemukan cara untuk mengungkapkan hati dan pikiran
dengan penuh makna. Inilah bukti bahwa sastra memiliki peran penting dalam
membentuk generasi yang peka, berbahasa baik, dan berjiwa seni.
###
Penulis: Sabila Widyawati
Dokumentasi: Pinterest