Mengoptimalkan Google Meet sebagai Ruang Belajar Interaktif untuk Guru Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Google Meet telah menjadi ruang belajar digital yang membantu guru sekolah dasar menyelenggarakan pembelajaran yang lebih fleksibel. Platform ini memungkinkan guru menghadirkan proses belajar yang interaktif meskipun dilakukan secara jarak jauh. Interaksi langsung melalui video membuat komunikasi tetap hangat dan bermakna. Siswa dapat melihat ekspresi guru sehingga penyampaian materi lebih mudah dipahami. Dengan demikian, Google Meet menjadi jembatan penting dalam menjaga kualitas pembelajaran.
Guru dapat memanfaatkan fitur share screen untuk menampilkan materi pembelajaran secara lebih jelas. Fitur ini membantu siswa memahami konsep melalui visualisasi yang menarik. Guru pun dapat memperkaya materi dengan gambar, video, dan presentasi interaktif. Penyampaian materi seperti ini membuat siswa lebih fokus dan antusias. Dengan strategi yang tepat, guru dapat menciptakan pembelajaran yang terasa hidup. Fitur chat pada Google Meet juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan partisipasi. Siswa yang kurang percaya diri untuk berbicara bisa menulis pertanyaan melalui kolom chat.
Guru dapat menanggapi pertanyaan tersebut untuk memastikan pemahaman siswa. Kolaborasi semacam ini membuat siswa merasa lebih terlibat dalam proses belajar. Pembelajaran pun berlangsung lebih dinamis dan dua arah. Selain itu, Google Meet memberikan keleluasaan bagi guru untuk mengatur ritme pembelajaran. Guru dapat membagi sesi menjadi bagian yang lebih kecil agar siswa tidak cepat merasa bosan. Pengelolaan waktu yang baik dapat membantu menjaga perhatian siswa selama kegiatan berlangsung. Guru pun dapat menyisipkan aktivitas singkat untuk menjaga energi kelas. Dengan demikian, pembelajaran virtual tetap terasa menyenangkan.
Optimalisasi Google Meet membutuhkan kreativitas guru dalam merancang aktivitas. Guru yang mampu memadukan teknologi dengan pendekatan pedagogis akan menghasilkan pembelajaran yang berkualitas. Siswa merasa dihargai karena dilibatkan secara aktif. Proses belajar tetap berjalan efektif meskipun dilakukan secara daring. Google Meet pun menjadi sarana strategis untuk mendukung pendidikan dasar di era digital. Penulis : Hayu Eka Fadilllah Sumber: Google