Menjaga Semangat Belajar Generasi Z di Tengah Arus Budaya Instan
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Menjaga semangat dan ketekunan belajar generasi Z di tengah arus budaya instan yang semakin kuat bukanlah tugas yang mudah, namun hal ini sangat penting untuk memastikan masa depan yang baik bagi mereka dan masyarakat secara keseluruhan. Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu generasi muda tetap termotivasi dan tekun dalam belajar.
Salah satu cara yang efektif adalah dengan menghubungkan pembelajaran dengan minat dan tujuan pribadi generasi Z. Mereka cenderung lebih termotivasi ketika mereka melihat bahwa apa yang mereka pelajari memiliki hubungan dengan impian dan cita-cita mereka. Di Surabaya, beberapa sekolah telah mulai menerapkan metode pembelajaran yang lebih praktis dan terhubung dengan dunia kerja, sehingga siswa dapat melihat manfaat langsung dari usaha belajar mereka.
Selain itu, penting untuk mengajarkan generasi Z tentang pentingnya proses belajar dan bagaimana ketekunan dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan di masa depan. Mereka perlu dipahamkan bahwa kesuksesan yang sebenarnya tidak datang dengan cepat dan mudah, tetapi melalui kerja keras, kesabaran, dan ketekunan yang terus-menerus. Memberikan contoh perjuangan dan kesuksesan dari orang-orang yang mereka kagumi dapat menjadi cara yang baik untuk menginspirasi mereka.
Pemanfaatan teknologi juga dapat menjadi alat yang efektif untuk menjaga semangat belajar. Dibandingkan dengan menghindari teknologi karena pengaruh budaya instan, lebih baik menggunakan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan mendukung ketekunan. Misalnya, aplikasi pembelajaran yang menggunakan gameifikasi dapat membantu siswa tetap terlibat dan termotivasi untuk belajar secara konsisten, sementara platform kolaboratif memungkinkan mereka untuk belajar dari teman sebaya dan bekerja sama dalam menyelesaikan masalah yang kompleks.
Peran orang tua dan guru juga sangat penting dalam menjaga semangat belajar generasi Z. Mereka perlu memberikan dukungan emosional, bimbingan yang tepat, dan lingkungan yang mendukung di rumah dan di sekolah. Dengan memberikan pujian dan apresiasi terhadap usaha dan kemajuan yang mereka capai, bukan hanya pada hasil akhir, generasi muda akan merasa lebih termotivasi untuk terus belajar dengan ketekunan meskipun menghadapi tantangan.
###
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah