Menjelajahi Fenomena Bayangan melalui Aktivitas Cahaya Matahari
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Aktivitas bermain dengan cahaya matahari menjadi salah satu strategi
pembelajaran sains yang menarik untuk mengenalkan konsep bayangan kepada
anak-anak. Dalam kegiatan ini, peserta didik diajak mengamati bagaimana posisi
benda terhadap sumber cahaya memengaruhi ukuran dan bentuk bayangan yang
terbentuk. Melalui percobaan sederhana menggunakan benda sehari-hari dan sinar
matahari, anak-anak belajar mengidentifikasi hubungan antara sudut cahaya,
jarak benda, dan panjang bayangan. Pendekatan ini membuat pembelajaran menjadi
lebih nyata, interaktif, dan menyenangkan, sekaligus menumbuhkan rasa ingin
tahu anak terhadap fenomena alam di sekitarnya.
Selain
memahami konsep sains, kegiatan ini juga melatih keterampilan pengamatan,
analisis, dan kemampuan menjelaskan hasil temuan secara lisan. Anak-anak diajak
mencatat perubahan bentuk bayangan pada waktu berbeda dan membandingkannya
dengan teman-teman lain, sehingga proses belajar menjadi kolaboratif. Dengan
cara ini, peserta didik tidak hanya menguasai teori dasar bayangan, tetapi juga
belajar berpikir kritis dan sistematis. Aktivitas eksploratif seperti ini
diharapkan dapat menumbuhkan minat anak terhadap sains serta meningkatkan
kemampuan mereka dalam mengamati dan memahami lingkungan secara ilmiah.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono