Merekam Momen Berharga: Siswa dan Guru Gunakan YouTube sebagai Dokumentasi
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Kegiatan belajar kini tidak hanya berlangsung di ruang kelas saja. Guru
dan siswa mulai merekam kegiatan untuk disimpan dalam bentuk video. YouTube
digunakan sebagai tempat menyimpan dan membagikan dokumentasi tersebut.
Penggunaan
YouTube sebagai media dokumentasi kegiatan sekolah mulai menjadi bagian dari
pembelajaran modern. Siswa dan guru bersama sama membuat rekaman kegiatan
seperti kerja kelompok, praktik seni, hingga proyek pembelajaran. Video
tersebut kemudian diunggah agar dapat dilihat kembali kapan saja. Pembelajaran
tidak lagi hanya tersimpan dalam ingatan, tetapi terdokumentasi dalam bentuk
visual yang mudah diakses.
Selain
menjadi sarana penyimpanan, YouTube memiliki peran penting dalam penguatan
hasil belajar. Siswa dapat menonton kembali proses mereka saat berlatih atau
berdiskusi. Dari sana, mereka dapat mengevaluasi kemampuan dan perkembangan
diri. Guru juga dapat menggunakan rekaman tersebut sebagai dasar penilaian
proses, bukan hanya hasil akhir. Dengan cara ini, proses belajar menjadi lebih
transparan dan dapat dipahami oleh semua pihak.
Kegiatan
merekam video juga melatih siswa dalam kemampuan teknis. Mereka belajar
mengoperasikan kamera sederhana, menyusun alur perekaman, hingga mengatur
cahaya dan suara. Beberapa siswa bahkan mulai mengenal dasar penyuntingan
video. Keterampilan ini berguna untuk menghadapi perkembangan teknologi dan
literasi digital yang semakin luas.
Tidak
hanya sebagai arsip, YouTube juga menjadi media berbagi hasil karya dengan
masyarakat luas. Video dokumentasi dapat memperlihatkan bahwa proses belajar di
sekolah penuh kreativitas dan kolaborasi. Orang tua dapat melihat langsung
aktivitas anak saat belajar. Hal ini dapat meningkatkan komunikasi antara
keluarga dan sekolah.
Ke
depannya, penggunaan YouTube sebagai dokumentasi diharapkan dapat dikembangkan
lebih sistematis dan terarah. Dengan pembimbingan yang tepat, siswa tidak hanya
menjadi pengguna media digital, tetapi juga pencipta karya yang bertanggung
jawab dan bermakna. Dokumentasi ini bukan hanya menyimpan momen berharga,
tetapi juga menjadi jejak perkembangan yang dapat terus dikenang dan
dipelajari.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono
Dokumentasi: Youtube