Mindfulness & Wellbeing Program: Mengoptimalkan Komunikasi Emosi Siswa dengan Jurnal Reflektif Canva dan Check-In via WhatsApp
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Program mindfulness di sekolah dasar menjadi penting untuk membantu siswa mengenal dan mengelola emosinya. Guru dapat memulai kegiatan check-in sederhana setiap pagi melalui WhatsApp untuk mengetahui kondisi emosional anak. Pendekatan ini membuat komunikasi guru orang tua lebih terbuka dan responsif. Anak pun merasa lebih diperhatikan dan dipahami.
Selain check-in, jurnal reflektif menggunakan Canva dapat membantu siswa mengekspresikan perasaan mereka. Dengan fitur desain visual, anak bisa menambahkan warna, ikon, atau gambar yang mewakili suasana hati. Kegiatan ini melatih kesadaran diri dan keterampilan pengelolaan emosi. Siswa memiliki ruang aman untuk bercerita.
Kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan program ini. WhatsApp memungkinkan komunikasi yang cepat dan mudah mengenai perkembangan emosional anak. Orang tua dapat memberikan informasi tambahan yang membantu guru dalam mengatasi masalah kecil sebelum berkembang. Lingkungan belajar menjadi lebih suportif.
Penggunaan Canva juga mendorong kreativitas dalam proses reflektif. Anak tidak hanya menulis, tetapi juga merancang tampilan jurnal sesuai keinginan mereka. Hal ini membuat kegiatan mindfulness lebih menarik dan tidak terasa seperti tugas. Keterlibatan emosional siswa pun lebih tinggi.
Dengan penguatan wellbeing sejak dini, siswa belajar mengenali emosi sebagai bagian dari kehidupan. Program mindfulness membantu membangun resiliensi, empati, dan keseimbangan diri. Integrasi WhatsApp dan Canva membuat pembelajaran menjadi praktis sekaligus kreatif. Sekolah dapat menjadi ruang yang lebih ramah bagi kesehatan mental anak.
# # #
Penulis: Arumita Wulan Sari