Optimalisasi WA Web untuk Pengumpulan Tugas Harian Siswa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Sekolah dasar semakin banyak memanfaatkan WhatsApp Web (WA Web) sebagai sarana pengumpulan tugas harian siswa. Dengan fitur unggah dokumen dan foto yang lebih cepat melalui komputer, guru dapat melakukan pemeriksaan tugas secara lebih terorganisir. Kehadiran WA Web membantu mengurangi keterlambatan pengumpulan tugas karena orang tua dapat langsung mengirimkan hasil pekerjaan siswa tanpa harus datang ke sekolah.
Dalam kegiatannya, guru kelas menyediakan jadwal khusus untuk pengumpulan tugas melalui WA Web agar tidak bentrok dengan kegiatan belajar lainnya. Guru juga dapat memberikan catatan langsung pada file yang dikirimkan orang tua, sehingga siswa memperoleh umpan balik yang cepat. Cara ini sangat membantu guru yang menangani banyak siswa dalam satu kelas.
Penggunaan WA Web juga mendukung pembiasaan tanggung jawab pada siswa. Dalam hal ini, siswa bisa belajar menuntaskan tugas tepat waktu dan memastikan pekerjaannya terdokumentasi dengan baik sebelum dikirim oleh orang tua. Bagi sekolah yang tengah mengembangkan pembelajaran berbasis proyek, WA Web menjadi alat bantu efektif untuk mengumpulkan portofolio siswa.
Implementasi pengumpulan tugas melalui WA Web mendukung SDGs 4 (Quality Education) karena meningkatkan efektivitas proses belajar dan penilaian. Selain itu, sistem komunikasi cepat ini memperkuat akses pendidikan yang inklusif dan merata, terutama bagi wilayah yang belum memiliki platform pembelajaran digital yang kompleks. Teknologi sederhana seperti WA Web memberikan solusi praktis bagi sekolah dasar di berbagai kondisi.
Meski begitu, sekolah tetap perlu menetapkan aturan penggunaan WA Web agar proses pengumpulan tugas tidak mengganggu waktu istirahat guru maupun orang tua. Edukasi literasi digital penting dilakukan untuk memastikan semua pihak memahami etika penggunaan media komunikasi ini. Dengan pengelolaan yang tepat, WA Web bisa menjadi sarana pendukung pembelajaran yang efektif, praktis, dan ramah pengguna di tingkat sekolah dasar.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa
Gambar: Pinterest