Origami sebagai Media Pembelajaran Motorik Halus di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Kegiatan origami atau seni melipat kertas dapat menjadi salah satu
metode pembelajaran kreatif yang bermanfaat bagi pengembangan motorik halus
siswa sekolah dasar. Melalui proses melipat, menekan, dan menyusun bentuk,
siswa dilatih untuk mengoordinasikan gerakan jari dan tangan dengan lebih
teliti. Aktivitas ini juga membantu meningkatkan konsentrasi, kesabaran, dan
kemampuan mengikuti instruksi secara bertahap. Selain menyenangkan, kegiatan
origami mampu memberikan pengalaman belajar yang aktif, sehingga siswa dapat
terlibat langsung dalam proses pembentukan sebuah karya sederhana yang
bermakna.
Selain
pengembangan motorik halus, origami juga mendukung aspek kognitif dan emosional
siswa. Ketika siswa berhasil menyelesaikan bentuk tertentu, seperti burung,
bunga, atau kapal, mereka mendapatkan rasa bangga dan percaya diri terhadap
hasil kerja mereka. Kegiatan ini dapat dilakukan secara mandiri maupun
berkelompok, sehingga turut melatih kemampuan bekerja sama dan berbagi dengan
teman. Dengan pendekatan yang sederhana dan alat yang mudah didapat, origami
menjadi media pembelajaran yang efektif dan dapat diterapkan secara rutin dalam
kegiatan kelas untuk mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono