Partisipasi Masyarakat dalam Program “Nol Sekolah Rusak”: Bagaimana Caranya?
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Partisipasi masyarakat sangat penting dalam program “Nol Sekolah Rusak”. Masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan program, memberikan masukan dan saran, serta membantu dalam proses perbaikan sekolah. Dengan melibatkan masyarakat, program ini diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program “Nol Sekolah Rusak”. Pemerintah dapat membentuk tim pengawas independen yang terdiri dari tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan dari organisasi masyarakat sipil. Tim ini bertugas mengawasi pelaksanaan program dan memberikan laporan kepada pemerintah.
Selain itu, pemerintah juga dapat mengadakan forum diskusi publik secara rutin untuk membahas program perkembangan dan menerima masukan dari masyarakat. Pemerintah juga dapat memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi mengenai program dan menerima umpan balik dari masyarakat.
Masyarakat juga dapat berpartisipasi langsung dalam proses perbaikan sekolah. Masyarakat dapat menyumbangkan tenaga, material, atau dana untuk membantu memperbaiki kondisi sekolah. Selain itu, masyarakat juga dapat membantu mengawasi proses perbaikan sekolah untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, program “Nol Sekolah Rusak” diharapkan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. Masyarakat dapat memastikan bahwa anggaran digunakan tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan dana. Dengan demikian, program ini dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
###
Penulis : Ailsa Widya Imamatuzzadah