Pemanfaatan Teknologi Digital Dukung Edukasi Hari Ibu di Sekolah
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Peringatan Hari Ibu di sekolah tidak lagi terbatas pada kegiatan seremonial semata. Guru mulai mengintegrasikan teknologi digital untuk memperkuat pemahaman siswa tentang makna peran ibu dalam kehidupan. Materi pembelajaran dikemas secara kontekstual agar mudah dipahami oleh siswa dari berbagai latar belakang. Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan rasa hormat dan empati sejak dini. Siswa diajak merefleksikan peran ibu dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran menjadi lebih bermakna dan personal.
Dalam proses pembelajaran, siswa diperkenalkan pada berbagai sumber informasi digital yang relevan. Guru mengarahkan siswa untuk membaca dan memahami kisah inspiratif tentang perjuangan seorang ibu. Diskusi kelas dilakukan untuk menggali nilai kasih sayang dan pengorbanan. Siswa dilatih menyampaikan pendapat dengan bahasa yang santun. Kegiatan ini memperkuat keterampilan komunikasi dan empati. Suasana belajar menjadi lebih hangat dan reflektif.
Teknologi dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk menyajikan materi secara menarik. Visual dan teks digunakan untuk memperkuat pesan pembelajaran. Guru memastikan konten yang digunakan sesuai dengan usia siswa. Pendampingan tetap menjadi kunci agar teknologi digunakan secara bijak. Nilai moral tetap menjadi fokus utama pembelajaran. Teknologi berperan sebagai sarana pendukung, bukan tujuan akhir.
Selain itu, siswa didorong untuk mengekspresikan rasa terima kasih kepada ibu melalui karya sederhana. Kegiatan ini melatih kreativitas sekaligus kepekaan emosional. Siswa belajar menghargai peran orang tua dalam kehidupan mereka. Pembelajaran tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif. Nilai karakter ditanamkan secara alami. Proses belajar menjadi lebih holistik.
Secara keseluruhan, integrasi teknologi dalam peringatan Hari Ibu memberikan warna baru dalam pembelajaran. Sekolah mampu menghadirkan pendidikan karakter yang relevan dengan perkembangan zaman. Nilai kasih sayang dan penghormatan tetap menjadi inti. Teknologi mendukung terciptanya pembelajaran yang bermakna. Pendidikan karakter dapat tumbuh seiring kemajuan digital.
###
Penulis: Anisa Rahmawati