Pemanfaatan WhatsApp Web untuk Komunikasi Guru dan Orang Tua di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Saat ini banyak sekolah mulai mengoptimalkan penggunaan WhatsApp Web sebagai media komunikasi yang resmi antara guru dan orang tua. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat jika ada informasi seperti jadwal kegiatan sekolah, perkembangan belajar, hingga absensi siswa. Pemanfaatan WhatsApp Web ini dianggap lebih efisien karena guru dapat mengelola pesan melalui komputer sekolah tanpa harus bergantung pada ponsel.
Implementasi WA Web ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan guru yang merasa kesulitan menangani ratusan pesan dari berbagai grup WhatsApp. Dengan tampilan layar yang lebih besar melalui komputer, guru lebih mudah mengatur arsip percakapan, membalas pesan secara cepat, serta mengirimkan dokumen pembelajaran dalam format PDF atau PPT. Beberapa sekolah bahkan membuat admin khusus untuk mengelola informasi sehingga komunikasi menjadi lebih teratur.
Meski membawa banyak manfaat, penggunaan WA Web di lingkungan sekolah juga memunculkan beberapa tantangan. Di beberapa kasus, guru kewalahan karena pesan dari orang tua masuk di luar jam kerja. Selain itu, sejumlah sekolah menyoroti potensi penyalahgunaan WA Web ketika komputer sekolah dipakai oleh lebih dari satu guru. Hal ini memicu kebutuhan untuk menerapkan pengamanan tambahan seperti logout otomatis dan pembatasan akses perangkat.
Namun demikian, para orang tua menyambut baik sistem komunikasi baru ini. Mereka merasa lebih mudah menerima informasi karena file yang dikirim melalui WA Web dapat dibuka dengan lebih jelas dan tersusun rapi. Orang tua juga menilai bahwa komunikasi yang cepat membantu mereka memantau perkembangan anak dan merespons kebutuhan sekolah secara lebih efisien. Sistem ini dinilai sebagai bentuk kolaborasi positif antara rumah dan sekolah.
Penggunaan WA Web ini mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi digital di lingkungan pendidikan dasar. Selain itu, sistem komunikasi yang aman dan tertib berkaitan dengan SDGs 16 (Institusi yang Kuat), karena mendorong transparansi dan keamanan informasi dalam proses pendidikan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, sekolah diharapkan dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih efektif sekaligus membangun budaya komunikasi yang sehat antara guru dan orang tua.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa
Gambar: Pinterest