Pembelajaran Kolaboratif Menggunakan WhatsApp Web dalam Proyek Kelas
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Guru memperkenalkan WhatsApp Web sebagai media kolaborasi untuk proyek kelas. Siswa diminta berbagi ide melalui pesan teks yang kemudian dikumpulkan menjadi satu laporan. Guru mengajarkan cara berkomunikasi yang jelas dan tertata. Anak-anak belajar bekerja sama meski tidak berada di satu tempat. Pembelajaran menjadi fleksibel dan menyenangkan.
Program ini membantu siswa memahami nilai kerjasama. Mereka belajar menghargai pendapat teman dalam kelompok. Guru memberikan contoh bagaimana menanggapi pesan dengan sopan. Siswa mulai terampil mengelola ide melalui percakapan digital. Aktivitas ini memperkuat kemampuan literasi digital.
Kegiatan ini selaras dengan SDGs mengenai pendidikan berkualitas dan kemitraan pembelajaran. Guru menunjukkan bahwa teknologi dapat mendukung kerja tim. Siswa belajar menyatukan pendapat untuk mencapai tujuan bersama. Pengalaman ini membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Pembelajaran kolaboratif pun berkembang kuat.
Sekolah menyediakan perangkat untuk akses WhatsApp Web. Guru memastikan kegiatan berlangsung dalam pengawasan. Siswa diajak berlatih mengirim pesan secara efektif. Mereka belajar membuat kalimat yang tidak menimbulkan salah paham. Pembiasaan ini penting di dunia digital.
Orang tua mengapresiasi kegiatan ini karena anak lebih terampil berkomunikasi. Mereka melihat anak memahami pentingnya kerja sama. Guru mengingatkan agar diskusi kelompok tetap dipantau. Kolaborasi sekolah dan keluarga mendukung keberhasilan proyek. Program WhatsApp Web menjadi sarana kolaborasi yang efektif.
###
Penulis: Anisa Rahmawati